Sabtu, 22 November 2014
Bangka Pos

Soal UN Daerah Terpencil Telah Dikirim

Sabtu, 6 April 2013 00:10 WIB

Soal UN Daerah Terpencil Telah Dikirim
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Siswa SMK Negeri 19 mengerjakan soal saat mengikuti latihan ujian nasional di sekolahnya di Jakarta, Rabu (3/4/2013). Latihan ini dilakukan serentak diikuti sekitar 43.000 siswa SMK dan SMA negeri se-Jakarta.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Saat ini, sebagian naskah soal Ujian Nasional (UN) 2013 ternyata sudah mulai didistribusikan khususnya untuk daerah terpencil atau di kepulauan-kepulauan kecil.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memang menargetkan saat H-1 pelaksanaan UN, naskah soal harus sudah sampai di titik penyimpanan rayon.

Kepala Pusat Penerangan Pendidikan Kemdikbud, Hari Setiadi, mengatakan bahwa untuk daerah terpencil mulai saat ini sebagian naskah soal UN sudah dikirimkan.

Pengiriman lebih awal dilakukan karena pemerintah khawatir naskah soal terlambat jika pengirimannya dilakukan bersamaan dengan daerah-daerah lain yang mudah dijangkau transportasi.

"Untuk daerah remote H-10 sudah mulai dikirim. Itu sudah yang paling ideal menurut kami," kata Hari saat jumpa pers  pelaksanaan UN 2013 di Gedung C Kemdikbud, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

"Karena kalau naskah soal terlalu lama di luar itu tidak boleh tapi juga tidak boleh terlambat sampai ke titik penyimpanan," imbuh Hari.

Untuk itu, lanjut Hari, pihaknya membagi waktu distribusi antara daerah terpencil dengan daerah yang memiliki akses mudah dan dekat.

Ia menambahkan untuk daerah yang dekat dan mudah diakses pengiriman bisa saja dilakukan H-3 atau H-2 dari pelaksanaan UN.

"Memang target H-3 sudah bisa didistribusikan. Tapi untuk yang dekat dengan percetakannya, H-2 dikirim juga tidak akan masalah," tandasnya.

Seperti diketahui, distribusi naskah soal ini akan dikawal ketat kepolisian dan tim dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemdikbud hingga titik terakhir penyimpanan bahkan hingga saat pelaksanaan nanti.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dugaan kecurangan yang selama ini kerap berhembus.
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas