Mahasiswa asal Timor Leste Kena Bacok
Penganiayaan terjadi di simpang tiga Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta
BANGKAPOS.COM, JOGJA - Penganiayaan terjadi di simpang tiga Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta, Minggu (14/4/2013) dini hari tadi. Korbannya, Mario Maya (22) seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Adisucipto (STTA) asal Timor Leste yang menderita luka bacok di bagian lengan atas dan bagian punggung. Akibatnya, korban mendapatkan perawatan medis dengan 32 jahitan untuk menutup luka yang ia derita.
Kapolsek Tegalrejo, Kompol Samsul Bahri, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun pihaknya belum bisa memastikan motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Hanya saja, ia memastikan bahwa antara pelaku dan korban sebenarnya saling kenal.
"Kami masih dalami, motifnya belum tahu," jelasnya, Minggu (14/4/2013) siang.
Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan polisi, pelaku dan korban sama-sama nongkrong di sekitar kampus UTY Jombor, Sleman. Setelah terjadi percekcokan, korban bersama rekannya Santiago (22) dan Jeremiah Jesus (22) kemudian meninggalkan lokasi menuju ke arah selatan. Mereka lantas diikuti oleh sembilan orang pelaku hingga akhirnya terjadi penganiayaan di simpang tiga Jalan HOS Cokroaminoto sekitar pukul 01.00 dinihari.
Para pelaku saat itu langsung menyabetkan senjata tajam hingga korban terjatuh. Para pelaku juga sempat merusak jok motor yang dikendarai korban. Saat itu, rekan korban sempat berusaha membalas dengan tangan kosong. Namun ia kemudian lari sementara korban terkapar. Kemudian para pelaku pergi meninggalkan lokasi.
Kepada petugas, Mario mengaku mengenali dua orang pelaku penyerangan yang merupakan mahasiswa PTS di Yogyakarta yang berasal dari luar Yogyakarta.
"Sementara ini sedang kita dalami," ujar kapolsek.