Usai Ketemu Pacar, Dua Remaja Tewas Tabrak Truk
Usai bertemu pacar, La Ito alias Putra (17) dan temannya La Iso yang mengendarai sepeda motor
Penulis: M Zulkodri | Editor: edwardi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Usai bertemu pacar, La Ito alias Putra (17) dan temannya La Iso yang mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon BN 7736 KM menabrak mobil truk BN No.Pol. 9306 BOA yang terpakir di ruas jalan Raya di ujung Desa Terentang, Selasa (23/04/2013) sekitar pukul 21.00 WIB.
Keduanya tidak
tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya. Keduanya sempat
dibawa ke RSUD Bateng, namun sayang takdir bicara lain, diduga keduanya
sudah meninggal dilokasi kejadian lantaran mengalami luka parah di
bagian kepala, tangan serta kaki juga mengalami patah tulang.
Informasi yang dihimpun Bangkapos.com, Rabu (24/04/2013) Peristiwa naas
tersebut, bermula dari mobil truk warna kuning dengan nopol 9306 BOA
bermuatan slang ( besi rongsokan) yang dikendarai Mahmud (21) dari arah
Koba menuju ke Pangkalpinang.
Ketika melewati Desa Terentang, mobil tersebut, mengalami pecah ban di bagian kiri belakang. Kemudian mobil truk berhenti di sebelah kiri, namun agak sedikit memakan
bahu jalan. Kemudian, Mahmud segera menghubungi temannya untuk
dibawakan dongkrak.
Tidak lama berselang, rekannya bernama Bujang 25) ditemani Sar (31) yang
mengendarai mobil Xenia datang membawa dongkrak untuk mengganti ban.
Saat itu, Mahmud juga telah memasang tanda peringatan berupa ban dan ranting pohon. Namun saat proses pergantian Ban, lewat patroli PJR Penyak, kemudian salah satu anggota PJR yang patroli menyarankan agar mobil Xenia sebelumnya berada di depan mobil truk berubah posisi ke belakang mobil truk. Karena kalau dari depan dikhawatirkan mengganggu arus lalulintas.
Akhirnya mobil Xenia pun pindah kebahu jalan sebelah kiri tepat belakang truk. Kemudian menghidupkan lampu mobil untuk penerangan.
" Saat kejadian itu, saya sudah selesai memasang ban, ban serep serta
ranting pohon sudah saya singkirkan. Saat mau mengambil balok penganjal
ban. Tiba-tiba dari belakang ada sepeda motor berkecepatan tinggi
menabrak bak mobil truk saya, sepeda motornya hingga masuk kedalam
kolong mobil sedangkan kedua pengendara terpental," ujar Mahmud
menceritakan awal kejadiannya.
Yang diiyakan, oleh Bujang, yang menyaksikan kejadian.
" Kejadiannya begitu cepat, benturannya keras, pas kita lihat korban sudah terkapar dibawah bak mobil," ungkapnya.
Melihat kejadian tersebut, Mahmud bersama Bujang dan Sar segera
berinisiatif menghubungi PJR Polda Babel, dan pihak Satlantas Polres
Bateng. Sedangkan Mahmudin sendiri
menjaga korban serta meminta bantuan pengguna jalan untuk membawa korban ke RSUD Bateng guna di berikan penanganan medis.
Kecelakaan yang menimpa dua remaja ini, sebelumnya sama sekali tidak
terduga. Bahkan pacar dan keluarga tidak menyangka, bahwa La Ito atau
biasa disapa sang pujaan hati Putra sudah meninggal dunia.
Pasalnya sekitar pukul 19.00 WIB dirinya baru saja berkunjung ke rumah
pacarnya di Desa Kulur. Setelah bertatap muka mengobrol ngalur ngidul.
Kemudian La Ito dan La Rusdi pamit pulang lantaran waktu menunjukkan
pukul 19.45 WIB.
Saat dihubungi anggota Satlantas Polres Bateng, pacar maupun pihak keluarga tidak percaya.
" Saat kita hubungi pihak keluarga maupun pacarnya. Tidak percaya.
Setelah kita terangkan, ciri-ciri kendaraan yang dinaiki, baik plat
nomor dan ciri-ciri korban, baru pihak keluarga dan pacarnya percaya
kemudian menjemput ke RSUD Bateng," imbuh Briptu Eko yang bertugas malam
itu seraya menyatakan kedua korban tadi siang sudah dimakamkan.
Kasatlantas Polres Bateng Iptu Lonang F. Dulah seizin Kapolres Bateng
AKBP M.Setyobudi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian lakalantas
tersebut. Pihaknya tengah melakukan Oleh TKP dan penyelidikan lebih
lanjut atas kejadian ini.
" Saat ini, kasus sedang dalam penyelidikan lebih lanjut dan mengambil keterangan para saksi.