A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

KDRT, Wakil Wali Kota Magelang Dihukum 45 Hari Penjara - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Bangka Pos

KDRT, Wakil Wali Kota Magelang Dihukum 45 Hari Penjara

Selasa, 30 April 2013 19:23 WIB
BANGKAPOS.COM, MAGELANG — Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang, Jawa Tengah, menjatuhkan vonis hukuman 45 hari kurungan kepada Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo atas perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Siti Rubaidah.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yakni dua bulan penjara. Hakim ketua, M Yulman, menyatakan, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan KDRT yang dilakukan suami terhadap istri.

"Hal ini sebagaimana diatur dalam dakwaan primer Pasal 44 Ayat (1) tentang Penghapusan KDRT," tandas Yulman, didampingi hakim anggota, Ratriningtias dan Husnul Khotimah, Selasa (30/4/2013).

Yulman mengatakan, hal yang memberatkan hukuman, antara lain, terdakwa sebagai pejabat publik tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Sementara yang meringankan adalah terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

"Terdakwa juga masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Magelang yang dibutuhkan masyarakat Kota Magelang," imbuh Yulman.

Atas perbuatannya itu, lanjut Yulman, terdakwa juga dibebani biaya perkara sebesar Rp 2.500. Sementara barang bukti berupa sandal jepit warna hitam akan dimusnahkan.

Atas putusan tersebut, terdakwa Joko Prasetyo menyatakan pikir-pikir untuk menjalani hukuman tersebut ataukah mengajukan banding. "Kami akan melangkah dua atau tiga hari ini. Namun, pada dasarnya kami tetap menghormati supermasi hukum yang ada," kata Joko seusai persidangan.

Dia mengaku sama sekali tidak merasa kecewa atas putusan itu. Namun, dia menyayangkan jika persoalan hukum ini justru ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu.
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
455803 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas