DPPKAD Belitung Tunggu Proposal KONI
Solusi masalah kekisruhan dana hibah KONI Belitung melalui anggaran mendahului sebelum perubahan ABT.
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Solusi masalah kekisruhan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung melalui anggaran mendahului sebelum perubahan Anggaran Bantuan Tambahan (ABT). Langkah ini bisa diambil jika KONI memasukkan proposal pengajuan programnya segera.
"Bisa dengan anggaran mendahului ini. Tapi sampai hari ini belum ada proposal yang masuk ke kita," kata Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Nurman Sunanda kepada Bangkapos.com, Jumat (10/5/2013).
Menurut Nurman, jika proposal sudah masuk maka tim anggaran akan melakukan pembahasan.
"Kalau sudah ada, kita tim anggaran legislatif akan bahas. Tapi kalau belum ada pengajuan usulannya, maka kita mau bahas apa," sebut Nurman.
Sejak tahun 2012, Nurman mengatakan tidak ada proposal KONI yang masuk. Ia menyebutkan dana hibah tahun 2012 yang dianggarkan bukan Rp 3,5 miliar melainkan Rp 1,5 miliar.
"Kalau dulu sebelum peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 32 tahun 2011 bisa dialokasikan. Dan nilai Rp 1,5 miliar itu atas inisiatif anggaran, bukan usulan KONI. Kalau KONI belum ada usulannya," ungkap Nurman.
Saat ini sesuai dengan PMK tersebut, semua harus melalui pengajuan proposal.
"Tidak bisa lagi seperti kemarin-kemarin. Semua sudah jelas aturannya. Tapi untuk ini mungkin kita harus memahami kemarin masa transisi kepengurusan. Jadi bisa dimaklumi," tandas Nurman.
Nurman mengatakan kepastian anggaran mendahului ini juga belum bisa dipastikan.
"Semua masih tergantung tim anggaran dalam pembahasan nanti. Yang penting sekarang proposalnya dimasukan dulu ke kita," papar Nurman.
Disinggung berapa jumlah anggaran untuk dana hibah, Nurman mengatakan banyak. Ia menyebutkan dana hibah bisa dianggarkan bukan hanya untuk KONI, ormas, masjid melalui yayasan dan lainnya.
"Ada banyak lagi. Semua lengkap. Namun untuk besaran belum ingat saya. Nanti, saya ingatkan," ungkap Nurman.