Ditemukan, Solar Ditimbun di Desa Bakit
Jajaran Polsek Jebus menangkap As (21) warga Desa Bakit Kecamatan Parittiga
Tayang:
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran Polsek Jebus menangkap As (21) warga Desa Bakit Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Kepulauan Bangka-Belitung (Babel).
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran Polsek Jebus menangkap As (21) warga Desa Bakit Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Kepulauan Bangka-Belitung (Babel).
As diduga kuat telah melakukan tindak pidana melakukan pengangkutan, penyimpanan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) harga subsidi, Senin (13/5/2013) sekitar pukul 15.00 WIB di jalan raya Desa Semulut, tidak jauh dari Desa Bakit.
Kapolres Bangka Barat AKBP Djoko Purnomo SIK melalui Kapolsek Jebus Kompol Ridwan M Rajadewa SIK mengatakan, pelaku tidak memiliki surat izin dari pihak berwenang untuk menyimpan BBM subsidi tersebut.
"Modus yang dilakukan pelaku dalam menyimpan BBM yakni dengan menyembunyikannya di bawah tanah, yang dibungkus dengan tangki plastik tadi, itu didapati setelah dipastikan di dalamnya berisi solar, kemudian di bongkar, ternyata isinya memang solar," ungkap Ridwan kepada bangkapos.com Senin (13/5/2013) malam.
Kapolres Bangka Barat AKBP Djoko Purnomo SIK melalui Kapolsek Jebus Kompol Ridwan M Rajadewa SIK mengatakan, pelaku tidak memiliki surat izin dari pihak berwenang untuk menyimpan BBM subsidi tersebut.
"Modus yang dilakukan pelaku dalam menyimpan BBM yakni dengan menyembunyikannya di bawah tanah, yang dibungkus dengan tangki plastik tadi, itu didapati setelah dipastikan di dalamnya berisi solar, kemudian di bongkar, ternyata isinya memang solar," ungkap Ridwan kepada bangkapos.com Senin (13/5/2013) malam.
Sebelumnya, urai kapolsek bahwa As juga sempat mengangkut sepuluh jeriken BBM premium, yang diangkut menggunakan mobil suzuki Carry dengan Nomor Polisi BN 9XX6 DQ, yang sedang berjalan ke arah Desa Bakit.
Lebih lanjut, As ternyata juga diduga menimbun BBM jenis solar, ditangki plastik kapasitas 750 liter, yang ditanam di bawah tanah, di belakang rumahnyai. Setelah dipindahkan ke dalam jerigen plastik, solar tersebut berjumlah sekitar 37 jerigen atau sekira 600 liter.
Simak: Selengkapnya baca Bangka Pos dan Babel News (BN) edisi cetak Selasa (14/5/2013).