Kepsek: Saya Tahunya tak Ada PR dari Wartawan
Adanya rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah untuk meniadakan
Penulis: M Zulkodri |
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Adanya rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah untuk meniadakan Pekerjaan Rumah (PR) bagi para siswa mendapat tanggapan beragam dari berbagai pihak, Antara lain, dari para kepala sekolah (kepsek) serta anggota DPRD Bateng.
Sejauh ini, Kepala SMKN 1 Koba, Sarwan belum dapat memberikan pernyataannya secara terperinci.
" Menurut saya PR harus tetap ada. Karena itulah mengulang pelajaran.
Kalau tidak diberikan PR takutnya anak-anak tidak belajar. Misal sampai
di rumah Magrib selesai sholat belajar. Habis Shalat isya belajar. Tidur jam 9
bangun jam tiga pagi Shalat Tahajud, lalu belajar lagi. PR itu diberikan
tergantung PR apa," ujar Sarwan kepada Bangkapos.com, di Koba kemarin.
Kepala sekolah SMPN 1 Koba, Sigid Wibisono juga belum dapat memberikan
komentar banyak. Pihaknya, sama sekali belum mendapat penjelasan
yang lengkap soal rencana tersebut.
"Saya belum tahu. Malah baru tahu dari pak wartawan. Nanti saja saya
berkomentar kalau sudah dapat penjelasan. Dan saya juga sedang mengikuti
workshop tidak konsentrasi," imbuh Sigid.
Anggota DPRD Bateng, Maryam mengatakan mengenai rencana itu, sebaiknya pihak Pemkab Bateng perlu melakukan persamaan apakah sama dengan kurikulum baru nanti.