Kolom Tempat Ivan Disunat Jin Angker
Ibunda Ivan Suryadinata (10), Suryati (51)warga Jalan Akil Ali, Desa
Tayang:
Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi Setyanto
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Ibunda Ivan Suryadinata (10), Suryati (51)warga Jalan Akil Ali, Desa Pangkallalang, Tanjungpandan mengaku tak mempunyai firasat apapun sebelum anaknya disunat jin, Sabtu (11/5/2013) lalu.
Suryati mengatakan tak pernah mengalami kejadian-kejadian ganjil sebelum maupun sesudah Ivan disunat jin. Ibu rumah tangga ini hanya merasa kaget dan takut saat pertama kali melihat perubahan bentuk pada kemaluan Ivan.
"Nggak ada, nggak ada yang aneh-aneh la. Nggak tau la itu tiba-tiba," sebut Suryati kepada bangkapos.com, Rabu (15/5/20102)saat mendampingi Ivan dikediamannya.
Suryati mengungkapkan kolam yang digunakan Ivan dan teman-temannya berenang, menurut cerita warga sekitar sedikit angker. Sehingga ia selalu melarang Ivan untuk berenang di tempat tersebut. Bahkan Suryati pernah memarahi Ivan karena mengetahui Ivan berenang di kolam tersebut.
Walaupun kolam tersebut angker, Suryati menuturkan belum pernah terjadi keanehan di kolam tersebut. Kolam tersebut merupakan kolam bekas penampungan air pabrik es yang sebelumnya berdiri di lokasi tersebut. Namun sudah sekian lama tidak digunakan lagi.
"Katanya angker, la lama ndak dipake agik. Kolam itu sering dipake mandi kan anak-anak, ndak ade ape-ape ni," ujar Suryati.
Kolam tersebut diperkirakan cukup dalam. Di dasar kolam, lanjut Suryati, terdapat banyak besi-besi tua sisa pabrik es sebelumnya. Hal ini yang membuat Suryati melarang keras Ivan berenang di kolam tersebut. Namun entah mengapa siang itu Ivan kembali berenang di kolam tersebut bersama teman-temannya.
Suryati menyebutkan dirinya sempat kaget dan menjerit saat kali pertama melihat perubahan yang terjadi pada kemaluan Ivan. Pada waktu itu Suryati hendak memakaikan baju dan celana usai Ivan mandi. Bahkan karena takut anak bungsunya terjadi apa-apa, Suryati sempat menangis.
"Sekali datang itu la bersih benar, kayak udah lama bersunat. Darah ndak ade sama sekali. Kalau orang sunat pun masih merah, ini ndak. Itu yang buat ibu nangis, ngenjerit pertama kali liat," papar Suryati.
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Ibunda Ivan Suryadinata (10), Suryati (51)warga Jalan Akil Ali, Desa Pangkallalang, Tanjungpandan mengaku tak mempunyai firasat apapun sebelum anaknya disunat jin, Sabtu (11/5/2013) lalu.
Suryati mengatakan tak pernah mengalami kejadian-kejadian ganjil sebelum maupun sesudah Ivan disunat jin. Ibu rumah tangga ini hanya merasa kaget dan takut saat pertama kali melihat perubahan bentuk pada kemaluan Ivan.
"Nggak ada, nggak ada yang aneh-aneh la. Nggak tau la itu tiba-tiba," sebut Suryati kepada bangkapos.com, Rabu (15/5/20102)saat mendampingi Ivan dikediamannya.
Suryati mengungkapkan kolam yang digunakan Ivan dan teman-temannya berenang, menurut cerita warga sekitar sedikit angker. Sehingga ia selalu melarang Ivan untuk berenang di tempat tersebut. Bahkan Suryati pernah memarahi Ivan karena mengetahui Ivan berenang di kolam tersebut.
Walaupun kolam tersebut angker, Suryati menuturkan belum pernah terjadi keanehan di kolam tersebut. Kolam tersebut merupakan kolam bekas penampungan air pabrik es yang sebelumnya berdiri di lokasi tersebut. Namun sudah sekian lama tidak digunakan lagi.
"Katanya angker, la lama ndak dipake agik. Kolam itu sering dipake mandi kan anak-anak, ndak ade ape-ape ni," ujar Suryati.
Kolam tersebut diperkirakan cukup dalam. Di dasar kolam, lanjut Suryati, terdapat banyak besi-besi tua sisa pabrik es sebelumnya. Hal ini yang membuat Suryati melarang keras Ivan berenang di kolam tersebut. Namun entah mengapa siang itu Ivan kembali berenang di kolam tersebut bersama teman-temannya.
Suryati menyebutkan dirinya sempat kaget dan menjerit saat kali pertama melihat perubahan yang terjadi pada kemaluan Ivan. Pada waktu itu Suryati hendak memakaikan baju dan celana usai Ivan mandi. Bahkan karena takut anak bungsunya terjadi apa-apa, Suryati sempat menangis.
"Sekali datang itu la bersih benar, kayak udah lama bersunat. Darah ndak ade sama sekali. Kalau orang sunat pun masih merah, ini ndak. Itu yang buat ibu nangis, ngenjerit pertama kali liat," papar Suryati.