Selasa, 9 Juni 2026

Besok Khoirul Dirujuk ke RSUD

JUANI dan Fika, akhirnya bisa tersenyum lega setelah Bupati Bangka H Yusroni Yazid SE MM berjanji akan memfasilitasi proses operasi

Tayang:
Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos Ichsan Mokoginta Dasin

JUANI dan Fika,  akhirnya bisa tersenyum lega setelah Bupati Bangka H Yusroni Yazid SE MM berjanji akan memfasilitasi proses operasi terhadap anak kedua mereka, Khoirul Ahmad (9 bulan), yang sejak lahir menderita bibir sumbing permanen.

Luapan kegembiraan terungkap saat Bupati Bangka Yusroni Yazid menyambangi warga Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat itu di "Rumah Aspirasi" Partai Amanat Nasional (PAN) Kecamatan Mendobarat Jalan Kampung Baru Desa Petaling Banjar, Jumat (17/5).

Sedianya Khoirul, Senin (20/5) besok akan dirujuk ke RSUD Sungailiat untuk persiapan operasi.

"Kalau masih bisa ditangani oleh pihak rumah sakit di Bangka (RSUD--Red), operasinya dilakukan di Bangka saja. Tapi kalau tidak memungkinkan, akan kita rujuk ke luar Bangka. Nanti saya akan bicarakan langsung dengan Kadinkes Bangka bagaimana baiknya," ujar Yusroni

Dalam kesempatan tersebut Yusroni juga mengatakan, selaku bupati dirinya tetap peduli dan tidak pilih kasih terhadap warganya yang membutuhkan bantuan.

"Siapapun warga kita patut diperhatikan. Terlebih Pemkab memiliki program JKSS, tak ada alasan untuk tidak dibantu," katanya seraya berharap agar Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melayani dengan baik tahapan maupun proses operasi terhadap Khoirul hingga dinyatakan sembuh total.

Sementara itu orangtua Khoirul, Juani, tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bangka H Yusroni Yazid yang telah peduli terhadap anak mereka.

"Terimakasih Pak Bupati. Terimakasih, Pak. Hanya ucapan terimakasih saja yang dapat kami haturkan, semoga Allah membalas kebaikan Bapak Bupati," ujarnya haru dan nyaris mengeluarkan airmata.

Diungkapkan Juani, sejak dilahirkan dengan kondisi cacat hingga memasuki usia 9 bulan, tak ada yang mau peduli dengan nasib anaknya.

"Kami bersyukur akhirnya permohonan kami untuk bertemu orang yang mau peduli anak kami akhirnya dikabulkan Allah. Karena kalau berharap dari biaya sendiri, kami harus dapat uang dari mana," ujar Juani yang sehari-hari sebagai buruh tani ini.

Juani juga menyampaikan terimakasih kepada Bangka Pos Group dan Puskesmas Petaling yang cepat tanggap terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

"Kalau pihak Puskesmas awalnya tidak turun ke lapangan, mungkin persoalan yang kami hadapi ini tidak akan sampai ke Pak Bupati. Begitu juga kepada Bangka Pos, setelah anak saya diberitakan, bantuan itu tiba juga akhirnya," papar Juani lega.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved