Fendi Cs Mengaku Beraksi di 7 TKP
Kawanan pencuri, AE alias Fendi, LI alias Memen dan MAP alias Mimih sudah lama menjadi target operasi tim buser.
Penulis: deddy_marjaya | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kawanan pencuri, AE alias Fendi, LI alias Memen dan MAP alias Mimin sudah lama menjadi target operasi tim buser Polres Bangka. Penangkapan terhadap kelompok ini bermula dari dibekuknya AE alias Fendi warga Air Anyut Sungailiat usai beraksi di wilayah Riausilip, Rabu (15/5/2013).
Tak ingin menyia-nyiakan waktu, tim buser segera melakukan pengembangan. Berdasarkan keterangan Fendi, ia beraksi bersama dua pelaku lainnya yakni LI alias Memen warga Pangkalpinang dan MAP alias Mimin warga Air Ruay Kecamatan Pemali.
Sayangnya saat dibawa menunjukkan tempat persembunyian rekannya, Fendi melawan dan berusaha melarikan diri. Ia pun dilimpuhkan dengan timah panas di kakinya.
Dalam waktu singkat, rekannya LI alias Memen berhasil dibekuk setelah Fendi diminta bertemu di kediamannya di Pangkalpinang. Lagi-lagi tim buser harus melumpuhkan tersangka Memen.
Begitu juga saat membekuk Mimin di Air Ruay, polisi melumpuhkannya dengan peluru. Ketiga pelaku mengaku setiap usai mencuri barang yang mereka dapatkan langsung dibawa ke rumah YK, penadah di Pangkalpinang.
Satu per satu lokasi pencurian yang mereka lakukan terungkap. Kawanan ini sedikitnya beraksi di 7 TKP diantaranya, kediaman seorang wartawan yang biasa mencari berita di Polres Bangka. TKP lainnya di kediaman seorang bintara Polwan Polres Bangka. Kawanan ini beraksi di wilayah Sungailiat, Merawang, Pemali dan Riausilip.
Barang bukti yang diamankan bernilai puluhan juta rupiah antara lain, 28 HP, 20 kg timah, 3 TV LCD 32 Inci, 4 laptop, kamera digital dan selang TI. Beberapa peralatan untuk mereka beraksi juga diamankan antara lain, pahat yang telah dimodif untuk mencongkel jendela atau pintu, linggis, motor Mio dan mobil Avanza.
Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto didampingi Kabag Ops Kompol Taufik LN melalui Kasat Reskrim AKP Siswo DN mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini. Sebab diduga para pelaku telah beraksi puluhan kali.
Selain itu juga banyak kasus pencurian yang tidak dilaporkan warga. Seperti 7 TKP yang diakui pelaku, hanya 5 TKP yang ada laporannya di Polres Bangka.
"Tidak menutup kemungkinan TKP kawanan ini terus bertambah saat ini masih kita kembangkan," kata Kapolres kepada Bangkapos.com, Senin (20/5/2013).