Hassan Akui Tak Sendiri Ngerit Solar
Hassan (26) Warga Kurau Barat Kecamatan Koba yang diamankan jajaran Satreskrim Polres Bateng menjelaskan, BBM jenis solar bukan diambil
Penulis: M Zulkodri |
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hassan (26) Warga Kurau Barat Kecamatan Koba yang diamankan jajaran Satreskrim Polres Bateng menjelaskan, bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diamankan polisi bukan diambil satu kali saja. Tetapi, 250 liter yang diamankan itu merupakan hasil yang diambilnya secara berkali-kali.
"Saya memang ngerit, tetapi tidak setiap hari melainkan seminggu 3 kali. Dan biasanya langsung bongkar sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Baru sekali bongkar malam sudah tertangkap. Sekali ngerit dapat 55 liter, yang 250 liter itu karena lima kali ngerit," ujarnya, kepada bangkapos.com.
Diakui Hassan, modus yang digunakan mengunakan tangki modif tidak hanya dilakukannya sendiri. Menurutnya, ada juga rekannya yang lain mengunakan modus yang sama. Dan selama ini, tidak ada yang protes, apa yang mereka lakukan. Hanya saja ia mengaku ada yang merasa tidak senang dengan dirinya sehingga dilaporkan.
"Kami ini, bertujuh pengeritnya dengan modus sama. Saya merasa mereka yang berenam inilah yang melaporkan saya. Kalau sekarang mereka tidak pakai tangki modif karena saya sudah tertangkap," kicau Hassan.
BBM yang didapat Hassan biasanya dijual di situ dan langsung di beli tengkulak dan akan dijual ke Desa Guntung. Dan biasanya untuk bahan bakar orang ber-TI.
"Kalau saya ditangkap, saya harap enam orang yang juga sama dengan dirinya juga dilidik juga," ucapnya.