Jaksa Perketat Pengamanan Sidang Toloy
Proses sidang perkara pembunuhan Silvanus Sarinande alias Abot (33) oleh Terdakwa Mul alias Toloy (33)
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Proses sidang perkara pembunuhan Silvanus Sarinande alias Abot (33) oleh Terdakwa Mul alias Toloy (33) menjadi perhatian serius pihak kejaksaan. Demi menjamin keselamatan terdakwa, pihak kejaksaan akan terus memberikan pengamanan ketat selama proses persidangan berlangsung.
Hal ini diakui Kepala Kejari Sungailiat Hartawi didampingi PPID Andi AU
melalui Kasipidum , Retni Natalia Bya ditemui bangkapos.com, Rabu
(22/5/2013).
"Kita akan lakukan Pengamanan ketat. Untuk sidang ini perlu dipantau
dengan bantuan pihak kepolisian dan pegawai kejaksaan," katanya.
Pengamanan ketat tersebut difokuskan karena kata Retni, seiring
munculnya keributan yang terjadi ketika terdakwa menjalani proses sidang
di PN Sungailiat, pekan lalu.
"Makanya kita agak lebih memperketat pengamanan. Karena masing-masing
pihak (pihak terdakwa dan pihak korban) membawa massanya, membawa
keluarga masing-masing. Nah, untuk mencegah agar tidak terjadi
keributan, pasti kita pakai pertahan lebih. Kita harus menjamin
keselamatan terdakwa," tegasnya.
Ditanya agenda sidang pekan depan? Retni memastikan, akan memanggil
saksi bernama Somal. Somal merupakan teman korban (Abot), saat keduanya
mengunjungi Kafe Teluk Uber (TU) Sungailiat (TKP), di hari kejadian,
21/2/2013. "Akan kita hadirkan Somal. Tapi bagaimana nantilah, minggu
depan apakah bisa (Somal dihadirkan) atau tidak? Kalau nanti hakim
berkehendak lain, misal saksi ini (Somal) tidak bisa hadir, tapi
dibacakan saja (pengakuannya di sidang), ya.. kami akan tergantung pada
hakim. Yang jelas pekan depan agendanya tetap pemanggilan Somal,"
jelasnya.
Seperti dilansir sebelumnya, sejumlah massa asal Lingkungan Batako
Sungailiat, Selasa (14/5) lalu, mengamuk di PN Sungailiat. Mereka
'membabi-buta' memukuli Terdakwa Toloy karena telah membunuh keluarga
mereka (korban), Abot, Kamis (21/2) silam di Karoke Pub TU Sungailiat.
Kelompok massa ini dipimpin oleh kakak kandung korban (Alm Abot),
bernama Tri Kardus, Warga Batako. Terdakwa babak belur dihajar massa
usai sidang, namun cepat diamankan polisi.
Namun lagi-lagi Tri Kardus Cs tak puas, sore harinya, mencari rekan terdakwa bernama Somal di kawasan Lingkungan Rebo. Somal dihajar oleh Tri Kardus hingga berbuntut ke polisi. Bahkan sedianya, Senin (20/5/2013) Somal hadir sebagai saksi di persidangan. Namun kenyataannya saksi mengaku masih sakit dihajar Tri Kardus Cs.