A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Gaji PNS Mutasi Babar ke Bateng belum Dibayar - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Bangka Pos

Gaji PNS Mutasi Babar ke Bateng belum Dibayar

Minggu, 2 Juni 2013 20:21 WIB
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA-
-Guntur mendadak bereaksi mengetahui  gaji istrinya seorang PNS pada Bulan Mei belum dibayar. Istri Guntur  pindahan dari Pemkab Bangka Barat (Babar) ke Pemkab Bangka Tengah (Bateng).


"Janji DPPKAD yang akan merapel gaji istri saya Bulan Mei yang dirapel pada Bulan Juni ternyata tidak dibayar juga," ujar Guntur ketika dihubungi Bangkapos.com, Minggu (02/06/2013) malam.


Diceritakan Guntur istrinya merupakan PNS pindahan dari Pemkab Babar per 1 April 2013 di Pukesmas Namang. Pada April itu, gaji masih tanggungan Pemkab Babar.


Kemudian, di Bulan Mei sudah menjadi tanggungan Pemkab Bateng.
Namun saat hendak mengambil gaji, di Bulan Mei, ternyata tidak ada,  dengan alasan saat itu, Surat Keterangan  Pemberhentian Pembayaran (SKPP) dari Pemkab Babar yang diberikan ke DPPKAD  Bateng sebagai administrasi hilang.


"Kita ditelepon bendahara Dinkes bahwa gaji bulan Mei tidak ada.  Informasi dari DPPKAD  SKPP yang diserahkan hilang. Oke, kita maklumi mungkin keteledoran dan masih dianggap wajar sebagai manusia. Kita lalu konfirmasi dan kembali menyerahkan SKPP yang baru. Kalau tidak salah tanggal 4 atau 5 Mei, dengan janji yang kita terima akan dirapel bulan Juni mendatang," ungkapnya.


Namun kembali Guntur kecewa, sebab, janji gaji istrinya yang akan dirapel kembali tidak dicairkan. Dan yang lebih membuatnya kecewa sebab alasan yang diterimanya, karena dikatakan komputer error

"Kalau alasan dari DPPKAD karena alasan ada aturan baru, masih masuk akal. Tetapi  slasan komputer error sangat tidak masuk akal.  Dan sangat berbahaya. Kami juga kasihan dengan bendahara Dinkes Bateng, yang bolak balik mengurusi, apalgi pas lagi hamil. Saya melihat memang respon dari staff pengawai DPPKAD ini, kurang. Contoh saja dokumen penting seperti SKPP kok bisa hilang, komputer error," ujarnya, seraya mengakui sebenarnya dirinya tidak mau ribut-ribut, karena dikhawatirkan, akan berimbas kepada pekerjaan istrinya sebagai PNS.


"Sebenarnya istrinya saya tidak mau ribut-ribut. Takutnya berimbas kepada pekerjaannya. Pahamlah birokasi, takutnya selalu di persulit," imbuhnya khawatir


Masalah belum dibayarnya gaji salah satu PNS di Bateng mendapat perhatian Anggota DPRD Bateng, Zamhari bahkan dirinya berencana besok (Senin, 3/5/2013)  akan ke DPPKAD untuk mempertanyakan kejelasan ini.


"Sungguh perlu dipertanyakan kasus seperti ini. Bisa dibayangkan, jika hanya alasan error gaji seorang PNS yang baru pindah tidak dibayar. Saya betul-betul heran dan tidak habis pikir hal tersebut, benar-benar terjadi," ujar Zamhari.

Kalau benar komputer error, lanjut Zamhari maka dirinya tidak bisa membayangkan APBD Bateng yang lebih dari setengah triliun, hilang datanya.


" Masa data keuangan tidak ada backup data, hal ini sangat berbahaya. Bisa-bisa uang tersebut, hilang tidak karuan. Jika tidak ada backup data. Kalau komputernya butut anggarkan saja jangan sampai proses keuangan ternganggu. Disamping memalukan, tentu hal ini, tidak baik, dan akan sangat rawan penyalahgunaan. Jangan sekali-kali main-main dengan data keuangan," ujar Zamhari.

Kepala DPPKAD Pemkab Bateng,  Syarifullah Nizam, hingga berita ini diturunkan Minggu malam, belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi nomor telepon seluler (ponsel) miliknya tidak aktif kemudian pesan singkat konfirmasi dari Bangkapos.com juga belumlah ditanggapinya.
Penulis: zulkodri
Editor: emil
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
501864 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas