• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Bangka Pos

Pengganti Kapolri Timur Pradopo Belum Masuk ke Presiden

Kamis, 6 Juni 2013 17:27 WIB
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Nama-nama calon pengganti Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sudah mulai mengerucut terhadap sembilan nama yang ada saat ini. Tetapi hingga saat ini belum ada nama yang diserahkan kepada presiden.

Mekanisme pemilihan Kapolri biasanya Polri menyampaikan nama kepada presiden kemudian dikaji sampai akhirnya masuk ke DPR untuk menjalankan fit and proper test di Komisi III DPR RI.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Nanan Soekarna menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih terus mengkaji nama-nama yang muncul saat ini.

"Sampai sekarang belum kita tentukan, tapi kan kita lihat nanti seperti apa, kita jalan terus," kata Nanan saat ditemui dalam acara "Silaturahmi dan Tumpengan" Hari Ulang Tahun Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) ke 50 tahun di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2013).

Hal tersebut sekaligus membantah adanya rumor bila ada dua nama yang sudah masuk ke presiden dan masih dalam penggodokan saat ini.

Dikatakan Nanan mengenai siapa nama yang akan menggantikan Timur diserahkan sepenuhnya kepada yang memegang kebijakan.

Meskipun demikian Nanan berharap bila nanti siapa pun orang yang menjadi Kapolri merupakan yang terbaik buat institusi Polri sendiri dan negara.

“Kita serahkan pada kebijakan, tapi kita berharap terpilih Kapolri yang terbaik, buat polisi, buat Indonesia. Tidak penting siapa saja," ungkapnya.

Saat ini, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pun akan memberikan masukan kepada presiden melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan mengenai rekam jejak setiap nama yang muncul menjadi calon Kapolri. Bahkan Kompolnas pun mulai menelusuri rekam jejak terhadap beberapa nama yang saat ini muncul.

Selain itu, Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (KOMNAS HAM) pun sudah mulai menelusuri rekam jejak para calon yang ada dari sisi pelanggaran HAM. Tentu saja hal tersebut harus menjadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan supaya Polri ke depan lebih baik.

Sudah ada sembilan nama yang akan menduduki kursi orang nomor satu dikepolisian. Sembilan nama yang mulai diwacanakan diantaranya Komjen Pol Sutarman yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim Polri, Komjen Pol Budi Gunawan yang saat ini menjabat sebagai Kalemdikpol Polri, Komjen Pol Anang Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Kepala BNN.

Sementara enam lainnya masih berpangkat Inspektur Jendral (Irjen) atau bintang dua. Adapun enam calon lainnya yang masih memikul pangkat bintang dua diantaranya Deputi Operasi Kapolri Irjen Pol Badrodin Haiti, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, Irjen Pol Saud Usman Nasution yang kini menjabat Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Arif Wachyunadi yang kini menjadi Kapolda Bali, Irjen Pol Anas Yusuf yang kini menjadi Kapolda Kalimantan Timur, dan Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
506773 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas