Sabtu, 29 Agustus 2015

Sarjono Kartosuwiryo: Taufiq Kiemas Lebih Tepat Disebut Negarawan

Minggu, 9 Juni 2013 23:25

Sarjono Kartosuwiryo: Taufiq Kiemas Lebih Tepat Disebut Negarawan
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Sarjono Kartosuwiryo

Karena menurut anggota Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) ini, almarhum Taufiq Kiemas merupakan seorang yang berjiwa bineka tunggal ika.

Untuk diketahui, FSAB lahir pada 25 Mei 2003 yang berisi para putra putri dan generasi penerus dari tokoh-tokoh politik yang terlibat konflik dalam perjalanan sejarah Republik ini, bukan sebatas peristiwa G30S saja, namun sejak 1945, lintas jaman, lintas aliran dan ideologi.

Anggota FSAB merupakan para korban tragedi sejarah bangsa baik dalam peristiwa PRRI Permesta, DI/TII, G30S PKI dan lainnya.

"Dia merangkul orang-orang yang berbeda ideologi seperti saya dari kanan, dan Ilham Aidit dari kiri," ungkap Sarjono kepada Tribunnews.com, Minggu (9/6/2013).

Terhadap sosok Taufiq Kiemas, ada banyak kenangan yang sungguh tak akan terlupakan baginya. Kepergian Taufiq Kiemas untuk selama-lamanya, membuat dirinya terasa kehilangan yang sangat besar.

"Di mata saya pribadi TK adalah bapak yang hilang. Dialah yang membayarkan tiket saya dan istri saya untuk berhaji," kenangnya.

"Selamat jalan bapaku. Selamat jalan pejuangku. Usiamu singkat, namun jasamu abadi," cetusnya.

Halaman123
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas