• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Bangka Pos

Kuota Haji Indonesia Dipangkas Jadi 168.800

Jumat, 21 Juni 2013 22:55 WIB
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

BANGKAPOS.COM, JAKARTA
- Pemerintah Saudi Arabia memotong kuota haji terhadap seluruh negara sebanyak 20 persen dengan alasan keamanan karena Masjidil Haram sedang direnovasi. Imbasnya pengurangan kuota jamaah haji Indonesia dari yang sebelumnya 211.000 menjadi 168.800 orang.

Dirjen Haji dan Umrah Kemenag RI, Anggito Abimanyu, mengatakan Indonesia telah menetapkan jumlah kuota hajinya untuk tahun 2013 ini sebanyak 168.800 orang. Dengan rincian, dari kuota haji reguler sebanyak 155.200 dan haji khusus 13.600 orang. Jumlah ini tentunya mengalami penurunan sebesar 20 persen dari yang sebelumnya sebanyak 211.000.

Kuota haji tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 121 Tahun 2013, tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1434 H/ 2013 Masehi.

"Sementara ini, demikian jumlah kuota yang ditetapkan. Kita juga sedang menunggu kebijakan pemerintah Saudi, tentunya ini dapat berubah bila ada dispensasi," katanya saat menggelar konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2013).

Abimanyu mengatakan, untuk penetapan kriteria, Menteri Agama telah mengeluarkan Peraturan Menteri Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 tentang Kriteria Penundaan Jemaah Haji Yang Telah Melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1434 H/ 2013 M.

Dengan kriteria bahwa jamaah yang telah berusia 75 tahun atau lebih, memiliki keterbatasan fisik sehingga membutuhkan alat bantu antara lain kursi roda, tongkat dan sebagainya, serta berdasarkan nomor urut porsi terakhir hingga memenuhi pengurangan kuota yang ditentukan di provinsi dan kabupaten/kota.

Abimanyu menambahkan, selama ini pun sebenarnya dalam Peraturan Pemerintah no 79 tahun 2013, telah mengatur tentang jamaah haji. Sehingga pada pelaksanaan haji tahun 2013 ini, bagi jamaah yg pernah menunaikan ibadah haji, kecuali pembimbing dan jamaah haji yang berfungsi sebagai mahrom juga akan langsung dimasukkan dalam kuota penundaan.

"Selama ini kita luput bahwa hal tersebut telah diatur dalam PP nomor 79 tahun 2013," jelasnya.

Sehingga, menurutnya, kriteria yang akan dilaksanakan bahwa setelah dilihat dari usianya, baru akan diverifikasi tentang kondisi fisiknya, lalu akan dicek apakah sebelumnya pernah menunaikan ibadah haji, kecuali seperti yang tersebut diatas, maka akan secara otomatis langsung masuk dalam bagian jamaah yang keberangkatannya ditunda pada tahun 2014.
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
528394 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas