Dwi: Penerapan Sanksi Terhadap Pengedar dan Bandar Narkoba Lemah

Badan Narkotika Nasional baik di tingkat pusat (Jakarta) maupun di daerah sampai saat ini masih terus menabuhkan genderang perang terhadap

Dwi: Penerapan Sanksi Terhadap Pengedar dan Bandar Narkoba Lemah
bangkapos.com/ryan agusta
Kepala BNN Prov Babel, Kombes Pol Setyo Raharjo saat memberikan penjelasan dalam acara FGD di sekretariat Wado, Kamis (4/7/2013)

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Narkotika Nasional baik di tingkat pusat (Jakarta) maupun di daerah sampai saat ini masih terus menabuhkan genderang perang terhadap persoalan kejahatan narkoba. Sayangnya, terkadang penerapan hukum atau sanksi bagi para pelaku maupun bandar narkoba terkesan tidak seimbang oleh pihak aparat penegak hukum dan bahkan lemah.

Padahal, dalam ketentuan atau perundang-undangan yang mengatur bahwa pelaku atau bandar narkoba justru terancam dijerat dengan pasal yang cukup setimpal.

Hal tersebut disampaikan Dwi Siswo Subagio salah seorang pemateri dalam acara Forum Discusion Group (FGD) bertempat di sekretariat Wahana Anak-anak Anti Narkoba (Wado) di lingkungan Sumberjo kota Pangkalpinang, Kamis (4/7/2013) siang.

Dwi mengatakan, pihak BNN sudah berupaya sepenuhnya terkait penindakan tegas terhadap para pengedar narkoba maupun bandar. Hanya saja, dirinya mengaku kekecewa terkait penetapan sanksi hukum yang diterapkan oleh aparat penegak hukum lainnya selain BNN.

"Pihak BNN kan bekerja tidak sendiri saja. Dan ada intansi/lembaga lainnya yang juga turut andil dalam meminimalisir angka kejahatan narkoba. Hanya saja saya kecewa terkadang pelaku atau bandar malah dikenakan sanksi tidak setimpal atas kasusnya itu. Dan kita sampai saat ini komit mencanangkan Tidak Ada Ampunan Bagi Bandar Narkoba," ujar Dwi dihadapan para peserta FGD.

Sebelumnya, Kepala BNN Provinsi Babel, Kombes Pol Setyo Raharjo mengatakan, terkait upaya pihak BNN Provinsi Babel meminimalisir angka kejahatan narkoba di daerah tentunya tak lepas dari dukungan masyarakat.

Dalam acara FGD, turut pula hadir perwakilan intansi terkait antara BNK Pangkalpinang, Dinas Kesehatan, pemerhati masalah narkoba, tokoh masyarakat/LSM termasuk para pecandu narkoba.

Tags
narkoba
Penulis: ryan augusta
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help