• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Bangka Pos

Konsorsium REI Terkendala Ruang Terbuka Hijau

Minggu, 7 Juli 2013 17:30 WIB

BANGKAPOS.COM  PONTIANAK - Ketua Real Estat Indonesia (REI) Kalbar, Sukiryanto, menyatakan target pembangunan rumah tapak sejahtera (RTS) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) 2013 di Kalimantan Barat ada kemungkinan tidak terealisasi targetnya.

"Target REI kemungkinan tidak tercapai tahun ini, karena pembangunan konsorsium REI di kota terkendala dengan ruang terbuka hijau (RTH). Sedangkan kendala kedua adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)," ujarnya kepada Tribun, Minggu (7/7/2013).

Sebelumnya REI Kalbar menargetkan pembangunan rumah tapak sejahtera 2013 di Kalbar sebanyak 5.273 unit. Sementara yang terealisasi atau sudah dibangun hampir sebanyak 2.000 unit dan tersebar di beberapa kabupaten/kota di Kalbar. Di antaranya Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Sambas, Sintang, dan Ketapang.

Menurut Sukiryanto, REI harus membangun rumah menengah kebawah sebesar 70 persen dan rumah menengah keatas atau komersial 30 persen. Tujuannya untuk mendorong perekonomian daerah dan memenuhi kebutuhan MBR dengan pola rumah tapak sejahtera atau tipe 36 kebawah.

"Oleh karena itu, REI akan berupaya minta naik harga rumah MBR sampai Rp 100 juta dari sebelumnya paling tinggi Rp 95 juta dengan Mempera. Mengingat harga BBM dan material sudah naik," ujarnya. 

Editor: emil
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
548303 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas