• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Bangka Pos

Musliar: Kurikulum 2103 Tak Perlu Sarana Khusus

Rabu, 10 Juli 2013 19:59 WIB

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Menteri Pendidikan RI, Prof Dr Ir Musliar Kasim mengatakan, kurikulum 2013 tidak memerlukan sarana khusus, sehingga bisa diterapkan dimana saja. Dari kurikulum baru ini, intinya yang terpenting itu adalah mengedepankan kreatifitas.

Para murid, kanjutnya, tidak lagi harus membawa buku yang banyak ke sekolah, yakni buku siswa dengan sejumlah tema.

"Buku itu, merupakan panduan untuk guru, bukan untuk dibaca. Sebab kalau dibaca. Lima menit selesai. Jadi di kurikulum 2013 ini, mendorong anak menjadi lebih kreatif. Guru sifatnya mengamati. Kita contoh seperti negara-negara maju. Jadi yang masuk sekolah tidak hanya karena kepandaian ilmu saja tetapi berdasarkan umur," kata Musliar Musliar Kasim pada acara pencanangan pelaksanaan kurikulum 2013 secara mandiri di Gedung Serba Guna Pemkab Bateng, Rabu ( 10/07/2013).

Khusus tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD), Musliar menjelaskan, di kurikulum baru ini, anak-anak tidak harus dijejali dengan ilmu pengetahuan. Tetapi bagaimana pembangunan karakter mereka.

"Anak SD tidak penting pengetahuan tinggi. Tetapi sikapnya yang dibangun. Seperti yang diterapkan buku siswa dengan tema diriku. Jadi setiap siswa akan memperkenalkan dirinya. Sehinga kita mengetahui karakter anak, dan pola mengajar yang baik," jelasnya.

Penulis: zulkodri
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas