• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Bangka Pos

Korban Pembunuhan Sadis, Sisca Tak Bercelana Saat Ditemukan Sekarat

Jumat, 9 Agustus 2013 10:11 WIB
Korban Pembunuhan Sadis, Sisca Tak Bercelana Saat Ditemukan Sekarat
TRIBUN JABAR/DICKY FADJAR DJUHUD
Kakak korban tampak menangis di atas peti mati berisi jasad Fransisca Yofie (30) alias Sisca, wanita yang diduga korban penganiayaan saat hendak dibawa dari kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin ke rumah duka Nana Rohana, Bandung, Selasa (6/8/2013).

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Franciesca Yofie, korban pembunuhan sadis di Cipedes, Bandung, Jawa Barat, dijambak dan diseret sejauh 1 kilometer oleh pelaku di atas aspal jalan, hingga sekarat dan akhirnya meninggal dunia.

Setelah diseret, pelaku membacok Sisca hingga tiga kali. Ketika ditemukan warga, Senin beberapa hari kemarin, tubuh Sisca penuh dengan lumuran darah, sekujur tubuhnya lecet luar biasa. Pakaiannya pun koyak, dan bahkan Sisca tak lagi bercelana akibat penganiayaan itu.

Kepala bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, Sisca diseret di atas aspal jalan selama 10 menit sejauh 1 kilometer, hingga celananya merosot dan terlepas saat ditemukan warga.

"Saat ditemukan warga celana yang dipakainya terlepas. Jadi pas ditemukan warga itu hanya mengenakan baju saja, tanpa celana," kata Martinus saat dihubungi, Kamis, (8/8/2013) kemarin.

Terlepasnya celana Sisca diduga karena gerusan aspal jalan. Sebab, kata Martin, motor yang menyeret korban melaju dalam kecepatan tinggi. "Saat diseret korban dalam keadaan telungkup, badannya rusak karena gerusan aspal, dan jalan-jalan berlubang," kata Martin.

Saat ditemukan warga, Sisca masih bernafas dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Sesampainya di rumas sakit nyawa Sisca sudah tidak terselamatkan.

Berdasarkan keterangan dari tim forensik RSHS Bandung, tubuh Sisca begitu amat rusak. Menurut salah satu petugas RSHS, baju bagian depan pun robek berat sampai melukai dadanya. "Terutama bagian depannya," kata salah satu petugas RSHS yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi terpisah.

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
586573 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas