Penumpang Ini Sempat Bertakbir Saat Bus Tak Terkendali

Eti Sumarni (31) tak berhenti mengucap syukur meski baru saja menjadi korban kecelakaan bus Karya Sari yang masuk jurang di Krumput

Penumpang Ini Sempat Bertakbir Saat Bus Tak Terkendali
Tribun Jateng/Muslimah
Eti di RSUD Banyumas, Sabtu (10/8/2013)

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muslimah

BANGKAPOS.COM, BANYUMAS - Eti Sumarni (31) tak berhenti mengucap syukur meski baru saja menjadi korban kecelakaan bus Karya Sari yang masuk jurang di Krumput, Kemranjen Banyumas, Sabtu (10/8/2013) siang.

"Kalau mengenang kejadian itu, saya merasa masih beruntung karena sekeluarga diberi keselamatan," ceritanya kepada Tribun Jateng dengan suara lirih.

Kejadian nahas yang menimpanya berlangsung cepat. Sejak naik dari Kedung Gude, bus Karya Sari berlari sangat cepat seolah tidak memiliki rem. Dan begitu masuk di turunan Krumput, ada yang janggal karena laju bus makin tak terkendali.

Saat itu penumpang mulai berteriak panik meminta agar supir memelankan bus. Mereka menggemakan takbir dan suara itulah yang dikenang Eti saat akhirnya ia sadar kembali. Menurutnya, seolah bermimpi, bus saat itu sudah ada di bawah. Kedalaman jurang sekitar 20 meter dari jalan raya. Ia masih memeluk erat Risky, keponakannya yang berusia dua tahun.

Karena duduk di sebelah kiri, Eti ada di bagian atas bus yang miring ke kanan. Begitu sadar, ia mendengar suara erangan di bawahnya. Para penumpang menumpuk di sisi kanan, hampir semuanya dengan luka di tubuh masing-masing.

Yang diingatnya untuk segera dilakukan adalah mencari putrinya, Safira (6). Untung bocah itu juga selamat. Safira entah bagaimana sudah ada di bawah kursi.

Mereka pun mencoba keluar melalui jendela bus di sebelah kiri. Ia harus naik ke kursi bus dan ternyata di luar sudah banyak warga sekitar yang mencoba menolong. Merekalah yang ikut menarik keluar Eti secara susah payah.

Warga juga sudah membuat jembatan dari kayu yang dirobohkan agar mereka bisa naik ke atas. Proses evakuasi berlangsung hampir dua jam. Eti kemudian langsung dibawa ke RSUD Banyumas.

"Saya benar-benar trauma naik bus. Ini sudah dua kali saya mengalami kecelakaan. Sebelumnya saat pulang dari Purworejo menengok saudara," ungkapnya.

Tags
KECELAKAAN
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved