• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Bangka Pos

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sisca

Selasa, 13 Agustus 2013 12:52 WIB
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sisca
facebook.com
Sisca Yopie

BANGKAPOS.COM, BANDUNG -- Kasus tewasnya Fransisca Yofie (34) atau Sisca masih berbuntut panjang dan semakin menarik perhatian publik. Menyusul berbagai kabar mengemuka seputar motif pembunuhan yang hingga kini masih diselidiki jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung.

Rencananya, hari ini polisi akan menggelar jumpa pers untuk memaparkan keterangan ihwal tewasnya Branch Manager PT Verena Multi Finance Tbk ini. Usai jumpa pers, jajaran kepolisian akan menindaklanjuti dengan menggelar rekonstruksi kejadian.

"Rekonstruksinya disesuaikan dengan waktu kejadian. Ya, ada kemungkinan usai maghrib. Itu juga kalau tidak ada halangan serta izin pimpinan," ujar salah seorang perwira di lingkungan Polrestabes Bandung, Selasa (13/8).

Kasus ini berembus makin kencang, diawali dari kejadian usai buka puasa, Senin (5/8) lalu warga di kawasan Cipedes, Sukajadi-Bandung geger menemukan Sisca tewas dengan kondisi mengenaskan. Sisca mengembuskan napas saat dalam perjalanan ke rumah sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Beberapa hari kemdian polisi gabungan Mabes Polri, Polda Jabar, dan Polrestabes Bandung menangkap W (45) alias Awing dan S alias Ade (33), dua pelaku pembunuhan terhadap Sisca yang tewas diduga selain dibacok juga sempat diseret motor terlebih dulu.

Salah seorang pelaku, Ade menyerahkan diri ke Mapolsek Sukajadi, Sabtu (10/8) lalu. Berdasar atas keterangan Ade, polisi membekuk W di tempat persembunyiannya di kawasan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Minggu (11/8).

Kasus ini menyeret seorang oknum polisi. Pasalnya, yang bersangkutan diduga ada hubungan pribadi dengan Sisca dan oknum polisi ini pun kini tengah ditangani oleh Propam Polda Jabar.

Hal itu terungkap dari sejumlah surat pribadi yang ditemukan di kos-an Sisca. Surat-surat tersebut terus dipelajari dan diselidiki hingga salah satunya mengarah kepada salah seorang oknum polisi tersebut.

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
590814 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas