Kompolnas: Anggota Polri Perlu Diasuransikan

Beberapa kasus teror yang terjadi terhadap polisi belakangan ini membuat perlu adanya asuransi bagi anggota Polri tersebut. Demikian disampaikan

Kompolnas: Anggota Polri Perlu Diasuransikan
Tribun Pontianak
Ilustrasi polisi

Laporan Ni Putu Dessy Wulandari

BANGKAPOS.COM, JAKATA -- Beberapa kasus teror yang terjadi terhadap polisi belakangan ini membuat perlu adanya asuransi bagi anggota Polri tersebut. Demikian disampaikan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Saputra Hasibuan.

"Seharusnya memang anggota polri diberikan asuransi. Jangan sampai misalnya polisi mengemban tugas dan keluarga merasa terancam," ujar Edi di Kantor Polda Metro Jaya, Rabu  (14/8/2013).

Adanya asuransi itu, kata Edi, menjadi jaminan sehingga anggota Polri yang menjalankan tugasnya tidak ragu-ragu. "Setiap anggota Polri yang meninggal dalam menjalankan tugas menjadi tanggung jawab negara dan itu menjadi kewajiban pimpinan Polri ke depan," tuturnya.

 Edi menambahkan rekomendasi asuransi tersebut sudah disampaikan ke pimpinan Polri. "Memang untuk memberi asuransi untuk semua anggota Polri itu besar ya. Tapi harus dilakukan secara bertahap karena memberikan asuransu untuk 450 ribu personil tidak mudah. Nantinya secara bertahap semua anggota Polri memilki asuransi," katanya.

Seperti diketahui dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah penyerangan terjadi terhadap polisi. Selasa (13/8/2013) kemarin, rumah  anggota satuan narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Andreas Tulam di Tangerang ditembak oleh orang tak dikenal. Kemudian, kasus penembakan juga terjadi dan  menewaskan Anggota Binmas Polsek Cilandak,  Ipda Anumerta Dwiyatna Rabu (7/8/2013) lalu.

Tags
Polisi
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help