• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Bangka Pos

Caleg DPRD Babel Didominasi Tamatan SMA

Jumat, 13 September 2013 09:34 WIB
Caleg DPRD Babel Didominasi Tamatan SMA
Bangkapos.com/dok
Didit Srigusjaya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Respi Leba

BANGKA POS.COM, BANGKA -- Calon Legislatif DPRD Propinsi Babel dalam pemilu legislatif tahun 2014 sebanyak 56% berijasah SMA, bahkan paket C.

Hal ini menjadi kecemasan dan keprihatinan salah seorang anggota DPRD Babel, Marsidi Satar yang sekarang menjabat Ketua Komisi IV dari Fraksi Golkar, Dapil Bangka Selatan.

"Kita tidak meremehkan kemampuan teman-teman yang tamatan SMA atau paket C. Karena kualitas anggota DPRD tidak hanya diliat dari ijasah. Meski demikian, kemampuan di bidang intelektual, kualifikasi pendidikan harus juga dipertimbangkan. Hal ini karena selain berhadapan dengan masyarakat, para anggota DPRD juga harus berhubungan dengan eksekutif, para kepala dinas yang minimal sarjana dengan kualifikasi pendidikan serta masa kerja yang cukup lama. Maka perlu kemampuan intelektual anggota DPRD untuk mengimbangi para pejabat eksekutif. Sebab jika tidak, maka kemungkinan dipermainkan eksekutif bisa saja terjadi. Ini harus jadi bahan evaluasi di internal partai dan internal anggota DPRD," ungkap Marsidi, kepada bangkapos.com, Jumat (13/9/2013).

Marsidi menambahkan bahwa selain kurangnya pendidikan dan kurangnya pengalaman, semakin mempersulit anggota DPRD mengimbangi komunikasi dan koordinasi terkait hal-hal teknis serta kebijakan strategis yang perlu dasar hukum dan kajian teknis, yuridis formal.

"Ada kemungkinan selama menjadi anggota DPRD, bisa mengisi waktu kosong untuk studi dan kuliah kembali, menambah pengetahuan. Sekali lagi kita tidak meremehkan para caleg tamatan SMA atau paket C tetapi kita harus jujur bahwa kemampuan intelektual juga sangat diperlukan," ungkap Marsidi Satar.

Sedikit berbeda dengan Marsidi Satar, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengharapkan agar masyarakat melihat kualitas caleg jangan hanya dari faktor ijazahnya.

"Masih ada faktor-faktor lain seperti kredibilitasnya, kapabilitasnya dan kemampuan komunikasi serta sosialnya. Karena kwalitas anggota DPRD tidak bisa dilihat hanya dari satu faktor saja yaitu pendidikannya. Banyak anggota DPRD baik pusat, propinsi dan kabupaten ataupun kodya yang hanya tamat SMA bahkan paket C juga ada akan tetapi setelah mereka menjadi wakil rakyat, kualitas komunikasi maupun dalam melaksanakan tugasnya berjalan dengan baik. Yang terpenting bagaimana mereka bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat serta sering turun ke konstituen agar terpelihara dengan baik,serta menjaga track record sebagai wakil rakyat," ungkap Didit Srigusjaya.

Didit Srigusjaya menambahkan bahwa anggota DPRD yang tamatan SMA atau paket C masih punya kesempatan untuk melanjutkan kuliah, meningkatkan kemampuan intelektual serta pengalaman politiknya.

Penulis: respisiusleba
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas