• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Bangka Pos

Sebut Jokowi Mirip Estrada. , Amien Rais Dinilai Tidak Cerdas

Rabu, 25 September 2013 18:39 WIB
Sebut Jokowi Mirip Estrada. , Amien Rais Dinilai Tidak Cerdas
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dinilai tidak memiliki logika berpikir yang cerdas, apalagi sebagai seorang profesor. Hal tersebut diungkapkan Pengamat Politik Boni Hargens saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Amien Rais yang menyamakan Joko Widodo seperti Presiden Filipina Joseph Estrada.

"Logika Amien Rais ini sebagai profesor tidak cerdas," kata Boni kepada Tribunnews, Rabu(25/9/2013).

Boni mengatakan Joko Widodo bukanlah bintang film layaknya Joseph Estrada yang sudah populer sebelumnya. Jokowi kata Boni populer karena memang memiliki kepribadian yang baik dan berprestasi.

"Dia (Joseph Estrada) populer karena memang bintang film, kalau Jokowi kan bukan bintang film, dia populer karena punya kepribadian yang baik dan prestasi yang baik juga," ujarnya.

Karena alasan itulah menurut Boni pernyataan Amien Rais yang dilontarkan di Universitas Diponegoro tersebut merupakan bentuk pembunuhan karakter yang tidak masuk akal.

"Memalukan keluar dari mulut profesor," kata Boni.

Sebelumnya, Mantan Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais, menyamakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dengan bekas Presiden Filipina Joseph Estrada.

Itu disampaikan Amien saat memberikan kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/9/2013).

Di hadapan ratusan mahasiswa, Amien Rais mengungkapkan persamaan itu, karena Jokowi dan Joseph Estrada dipilih menjadi pemimpin karena popularitasnya.

Joseph Estrada populer di Filipina karena merupakan bintang film di negeri bekas jajahan Spanyol.

Namun, Joseph akhirnya hanya bertahan selama beberapa bulan memimpin Filipina, setelah digulingkan dalam kudeta tak berdarah tahun 2001, dan digantikan wakilnya, Gloria Aroyo.

Amien juga berharap Indonesia tidak memilih Jokowi sebagai presiden pada 2014, hanya karena popularitasnya.

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas