Asyik Selingkuh dengan Mahasiswi, Suami Digerebek Istri

Diduga selingkuh dengan WIL bernama Delly Tunay, Kepala Seksi Bimbingan dan Daya Masyarakat pada BNN Kota Kupang, Ricky Therik, digerebek

Asyik Selingkuh dengan Mahasiswi, Suami Digerebek Istri
ist
Ilustrasi selingkuh

Laporan Wartawan Pos Kupang, John Taena

BANGKAPOS.COM, KUPANG - Diduga selingkuh dengan wanita idaman lain (WIL) bernama Delly Tunay (DT), Kepala Seksi Bimbingan dan Daya Masyarakat pada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang, Ricky Therik (RT), digerebek istrinya bersama warga di salah satu kamar kos di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu (29/9/2013), sekitar pukul 17.00 Wita.

Pasangan bukan suami istri ini digerebek saat keduanya sedang berduaan di dalam kamar kos Delly Tunay, oknum mahasiswi Jurusan Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, di Jalan Tidar II, RT 58/RW 17, Kelurahan Oesapa.

Ricky Therik digerebek istrinya, NT, bersama warga setempat setelah mengetahui suaminya sedang berduaan dengan Delly Tunay di dalam kamar kos. Sebelum penggerebekan, warga melihat Ricky dan Delly sempat duduk di depan kamar
kos. Selanjutnya mereka masuk ke dalam kamar kos dan menutup pintu. Warga melakukan penggerebekan sekitar pukul 17.00 Wita.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada aparat pemerintah setempat, selanjutkan diteruskan kepada Kepolisian Resor (Polres) Kupang Kota. Aparat kepolisian yang mendapat laporan dugaan perselingkuhan salah seorang oknum staf BNN
Kota Kupang dengan oknum mahasiswi FISIP Undana itu bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Proses penggerebekan Ricky dan Delly di dalam kamr kos Delly disaksikan oleh istrinya. Usai digerebek, Ricky dan Delly digiring ke Polres Kupang Kota untuk diperiksa.

Pantauan Pos Kupang (Tribunnews.com Network) di Polres Kupang Kota, Minggu (29/9/2013) malam, Ricky dan Delly diperiksa secara terpisah dalam ruangan tertutup. Usai diperiksa, Ricky dan Delly diizinkan kembali ke rumah masing-masing setelah membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yang mereka lakukan. Keduanya membuat pernyataan karena istri Ricky memaafkan perbuatan suaminya dan tidak ingin memproses hukum kasus tersebut.

Kepala BNN Kota Kupang, Martha Salendang, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (30/9/2013) siang, menyatakan tidak ingin berkomentar terkait kasus itu. Pasalnya, peristiwa penggerebekan itu terjadi di luar jam kantor.

"Kejadiannya di luar jam kantor. Itu adalah privasinya. Saya no comment," ujarnya.

Martha mengatakan, kasus perselingkuhan salah satu stafnya dengan oknum mahasiswi Jurusan Komunikasi FISIP Undana tersebut baru diketahuinya Senin (30/9/2013) pagi.

Halaman
12
Tags
Selingkuh
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved