Sabtu, 20 Desember 2014
Bangka Pos

Muzaki dan Mustahiq Baru Sebatas Bahu Membahu

Selasa, 1 Oktober 2013 10:53 WIB

Muzaki dan Mustahiq Baru Sebatas Bahu Membahu
bangkapos.com/agus n
Ketua Baznas Babel H Sofyan Tsauri saat menyampaikan Sambutan pada pembinaan mustahiq di Panti Wangka Pangkalpinang

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Orang yang berhak menerima zakat (mustahiq) dan pemberi zakat (muzaki), saat ini hanya saling bahu membahu. Namun yang belum ada, berupa kerjasama orang miskin dan orang kaya.

"Untuk itu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) merubah, agar terjalin hubungan mesra antara orang kaya dan orang miskin," ungkap Ketua Baznas Babel H Sofyan Tsauri ditemui Bangkapos.com, Selasa (1/10), di Gedung Panti Wangka Pangkalpinang.

Sofyan Tsauri menjelaskan sebagai masyarakat yang ada di lingkungan masjid.
Untuk itu mulai diubah, jangan setelah selesai sholat, langsung bubar. Jangan selesai Jumat belum sempat berdoa, langsung bubar.

"Masjid itu dipergunakan sebagai tempat mengatasi segala pikiran yang ruwet. Bila ruwet pergi ke masjid baca Al Qur'an, serta bermohon apa yang dimohonkan,"  kata H Sofyan Tsauri mengingatkan kepada mustahiq yang menerima bantuan dana zakat.

Bahkan Sofyan kembali mengingatrkan, agar jangan melupakan majelis taklim, jangan menghabiskan waktu nonton film yang bukan-bukan.

"Pergunakan pada waktu malam hari untuk bertahajud dan dekatkan diri kepada Allah SWT," kata Sofyan.

Penulis: agusrya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas