Rabu, 26 November 2014
Bangka Pos
Home » Lokal » Bangka

"Sabun Antiseptik Daun Binahong" SMPN 2 Sungailiat Akan Dipatenkan

Selasa, 1 Oktober 2013 20:28 WIB

net
Ilustrasi daun binahong

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Guru Pembimbing karya ilmiah remaja (KIR) SMPN 2 Sungailiat Tien Rostini mengakui, persiapan mereka untuk mengikuti lomba penelitian ilmiah remaja (LPIR) tingkat nasional ini telah dipersiapkan selama 10 bulan.

Awalnya, kata Tien, ide KIR membuat sabun antiseptik dari daun binahong ini dari guru tetapi diterapkan oleh siswanya yang beberapa kali gagal dan akhirnya bisa berhasil.

Hasil kerja keras mereka tak sia-sia karena karya yang dibuat siswanya termasuk menjadi favorit tim juri.

"Di nasional, karya anak kita ini cukup membanggakan karena karyanya cukup naik daun. Kami langsung diminta menghubungi HAKI dan sedang dalam proses pematenan produknya," kata Tien, kepada bangkapos.com, Selasa (1/10/2013), di SMPN 2 Sungailiat.

Pihaknya akan berkonsultasi dengan Depkumham Babel dan pusat sehingga bisa mendapatkan hak paten agar bisa berproduksi dan dipasarkan.

Diakui Tien, daun binahong memiliki kandungan yang bisa dijadikan bahan sabun dan mengandung zat yang bisa membunuh bakteri. Khasiat daun binahong ini untuk menjaga dan mengobati penyakit gatal-gatal dan luka.

Saat ini hasil karya, ketiga siswinya ini sudah diminati beberapa provinsi terhadap sabun antiseptik yang mereka buat, tapi produksinya masih terbatas. Apalagi semua bahan sabun ini berasal dari bahan alami tanpa bahan kimia.

"Kita membuat produk harus tahu kandungannya. Kami juga ingin mempermudah masyarakat memakai daun binahong. Memang ada beberapa hal yang kami lakukan agar anti bakteri dalam daun binahong masih terjaga. Pemanasan suhunya hanya 20 derajat celcius agar minyak asirinya tidak menguap," jelas Tien.

Penulis: nurhayati
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas