Selasa, 23 Desember 2014
Bangka Pos

Presiden Batal Umumkan Profil Bunda Putri, Ini Komentar PKS

Kamis, 17 Oktober 2013 09:06 WIB

Presiden Batal Umumkan Profil Bunda Putri, Ini Komentar PKS
KOMPAS.com/SANDRO GATRA
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan tanggapan atas kesaksian Luthfi Hasan Ishaaq sesaat setelah Presiden tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2013).

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono batal mengumumkan hasil pencarian informasinya soal sosok Bunda Putri, mengundang kecaman dari petinggi Partai Keadilan Sejahtera. Apalagi Presiden langsung marah besar ketika dalam kesaksian persidangan disebutkan Bunda Putri dekat dengan kalangan Istana.

"Publik 3.000 persen menunggu hasil investigasi dari Presiden. Jika tidak diungkap, ini justru akan menimbulkan kecurigaan relasi Bunda Putri dengan beberapa pihak di Istana," ujar Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid, di Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Dalam konferensi pers sepulang kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam, Presiden SBY menggunakan angka ribuan persen membantah kesaksian Luthfi Hasan Ishaaq terkait relasi Bunda Putri dan istana.

Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyampaikan bahwa pihak istana tidak akan mengungkap identitas Bunda Putri ke publik. Informasi tentang Bunda Putri dari hasil kerja intelijen hanya ditujukan sebagai konsumsi internal pihak Istana. 

Menurut Hidayat, bila benar pernyataan Julian tersebut, kecurigaan publik justru bakal semakin menguat soal kedekatan Bunda Putri dengan istana. Hidayat pun mengatakan tak yakin Presiden benar-benar tak ingin membeberkan hasil penelisikan tentang Bunda Putri. Apalagi keputusan tak akan mengumumkan hasil penelusuran soal Bunda Putri itu "hanya" disampaikan juru bicara.

"Kenapa kali ini hanya juru bicara Presiden yang menyampaikan informasi pembatalan?" tanya Hidayat. "Apakah itu perintah Pak SBY, atau manuver Julian sendiri?" imbuh dia. Kalaupun memang profil Bunda Putri tak jadi diumumkan, Hidayat berpendapat akan lebih baik bila Presiden sendiri yang mengumumkannya, sebanding dengan konferensi pers dan kemarahan Presiden atas kesaksian Luthfi.

Misteri Bunda Putri

Sosok Bunda Putri kali pertama muncul dalam persidangan kasus dugaan suap impor daging sapi dengan Ahmad Fathanah. Ridwan Hakim, anak Ketua Majelis Syuro PKS, mengatakan bahwa Bunda Putri adalah mentor bisnisnya.

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam kesaksiannya di persidangan pun mengatakan Bunda Putri dekat dengan SBY dan merupakan anak pendiri Partai Golkar. Bunda Putri, menurut Luthfi, memiliki informasi yang valid tentang reshuffle di kabinet bentukan SBY.

Atas kesaksian Luthfi ini, Presiden SBY pun berang. Presiden langsung menggelar jumpa pers begitu tiba di Bandara Halim Perdanakusuma beberapa waktu lalu. SBY menyatakan bahwa Luthfi telah berbohong. Saat itu, Presiden berjanji akan mengumpulkan informasi dan mengungkap profil Bunda Putri.

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas