Pelukan Bahasa Cinta yang Paling Kuat

Jangan remehkan berpelukan. Menurut Melly Puspita Sari Psi M NLPm psychologist, pelukan ternyata

Pelukan Bahasa Cinta yang Paling Kuat
*/kompas
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Jangan remehkan berpelukan. Menurut Melly Puspita Sari Psi M NLPm psychologist, pelukan ternyata memiliki kekuatan dahsyat bagi kesehatan raga dan jiwa. Manfaat apa saja yang kita peroleh setelah berpelukan?

"Pelukan merupakan bahasa cinta yang paling kuat. Pelukan mengalirkan getaran perasaan menyayangi kepada orang lain dan perasaan disayangi. Kita jadi belajar berempati," ungkap Melly saat peluncuran gerakan 'Berbagi Pelukan Melalui Kelembutan Molto Ultra Pure', Jumat (18/10/2013).

Pelukan, lanjutnya, juga menjadi media penyelesai konflik di keluarga,  khususnya antara orangtua dengan anak.

"Berdasarkan pengalaman, konflik ibu anak bisa diselesaikan dengan pelukan. Hanya dalam hitungan menit, perilaku anak dapat berubah menjadi baik," ujar penulis buku 'The Miracle of Hug'.

Bagi Anda yang berpasangan, pelukan ternyata dapat membuat Anda dan pasangan terlihat lebih awet muda. Setelah berpelukan, sistem kekebalan tubuh juga meningkat.

"Ada efek self-healing bagi mereka yang sakit," ucap Melly.

Pelukan pun mampu menurunkan tekanan darah dan stres karena kadar kortisol, hormon penyebab stres, menurun. Sebaliknya, level hormon oksitoksin meningkat.

Tags
Kesehatan
Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved