Riski Tinggalkan Bengkulu untuk Tes CPNS di Manggar

Saya belum pernah ke Manggar, ini saja saya coba searching di internet bagaimana keadaan di Manggar

Riski Tinggalkan Bengkulu untuk Tes CPNS di Manggar
Kompas.com
Ilustrasi: Ribuan orang mengikuti tes calon pegewai negeri sipil (CPNS)

Laporan wartawan Pos Belitung, Rusmiadi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Riski Melia Sari (22) mencari tahu tentang keberadaan dan keadaan Manggar, Ibu Kota Kabupaten Belitung Timur melalui akses internet. Sebelum meninggalkan kampung halamannya di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, untuk mengadu nasib mengikuti ujian tertulis seleksi penerimaan CPNS di Manggar.

Lulusan D III kebidanan ini memutuskan diri untuk mengikuti tes seleksi CPNS di Kabupaten Beltim. Meskipun mendaftar juga penerimaan CPNS di kampung halamannya.

"Saya belum pernah ke Manggar, ini saja saya coba searching di internet bagaimana keadaan di Manggar," ungkap Riski saat dihubungi bangkapos.com melalui telepon, Jumat (25/10/2013).

Ia memilih ke Beltim, karena dari informasi yang didapatnya, pelaksanaan seleksi CPNS di Kabupaten Beltim, transparan, tanpa ada titipan dan tidak ada sogokan.

Selain itu peluang kesempatan seleksi CPNS di Kabupaten Beltim cukup besar, sebab jumlah pelamar tenaga bidan tidak banyak bila dibandingkan di Kepahiang mencapai sekitar 1.000 orang, untuk formasi yang dibutuhkan 12 orang.

Ia mengetahui ada formasi kebidanan dalam penerimaan CPNS Kabupaten Beltim tahun ini, setelah mendapat informasi dengan keluarganya yang ada di Bangka. Lalu Riski mengakses website BKD Kabupaten Beltim, untuk mengetahui secara pasti persyaratan yang harus dipenuhi, hingga mengirimkan berkas lamaran ke BKD Kabupaten Beltim.

Meskipun di Manggar tidak ada sanak saudara, Riski sudah menjadwalkan rencana pergi ke Manggar pada hari Rabu (30/10/2013) mendatang. Bersama beberapa teman satu kampungnya, yang juga akan mengikuti tes seleksi CPNS di Kabupaten Bangka Barat.

"Kartu ujian tes tertulis di Manggar sudah saya terima kemarin. Nanti berangkat ke Manggar sama teman tetangga dekat rumah. Cuma teman saya ini tesnya di Bangka Barat. Jadi saya harus naik bis, nyeberang lagi naik kapal ke Belitung," ungkap Riski yang saat ini bekerja sebagai bidan honorer di puskesmas tak jauh dari tempat kediamannya.

Penulis: rusmiadi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help