Putri Sulung Mantan Bupati Bangka Yusroni Akhirnya Menikah

Rian itu orang cuek, dak romantis, lucu, senengnya sok manja, setia, pengertian dan tanggung jawab," ungkap Sari tertawa

Putri Sulung Mantan Bupati Bangka Yusroni Akhirnya Menikah
ist
Pasangan Penganten Sari Amanda dan Rian Zultihan

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perasaan bahagia, senang dan terharu menyelimuti perasaan Sari Amanda, putri sulung pasangan Mantan Bupati Bangka H Yusroni Yazid dan Hj Lilis Farida saat bersanding dipelaminan dengan kekasih hatinya Rian Zultihan putra sulung pasangan Mohammad Johan dan Reti, Minggu (3/11/2013) bertempat di Batavia Bangka Beach Singailiat.

Perjalanan cinta mereka berdua cukup panjang dan berliku. Dari pertemanan biasa saat duduk di bangka SMP di SMPN 2 Sungailiat keduanya sudah saling naksir. Namun Rian belum berani mengutarakan perasaannya kepada kekasihnya Sari.

Saat SMA, Rian yang ketika itu sekolah di SMAN 1 Sungailiat baru berani mengutarakan cintanya kepada Sari  bersekolah di salah satu SMA di Bogor.

Namun jarak tidak bisa memisahkan mereka. Percintaan mereka semakin erat saat duduk bangku kuliah. Sari ketika itu melanjutkan pendidikannya meraih Sarjana Farmasi di Universitas Muhammad Hamka di Bogor dan Rian mengambil Sarjana Ilmu Politik jurusan Hubungan Internasional di Universitas Pasundan mereka tetap menjalin kasih hingga keduanya menjadi sarjana.

"Rian itu orang cuek, dak romantis, lucu, senengnya sok manja, setia, pengertian dan tanggung jawab," ungkap Sari tertawa kepada bangkapos.com, Sabtu (2/11/2013) melalui telepon.
Namun bagi Sari sikap Rian yang setia dan bertanggung jawab meluluhkan hatinya untuk memulai babak baru dalam kehidupan mereka berdua menjadi pasangan suami istri.

Menurutnya karena jarak yang jauh saat pacaran mereka biasanya berkomunikasi lewat telpon. Karena kesibukan masing-masing ketika pulang ke kampung halaman di Sungailiat saat liburan kuliah dan pas momen lebaranlah mereka bisa bertemu langsung.

"Kami janjian kalau liburan kuliah dan pas lebaran pulang sama-sama baru bisa ketemu," kata Sari.

Diakuinya saat SMA Rian jarang ngapel ke rumah, karena ayah Sari, H Yusroni Yazid melarang Sari pacaran saat masih sekolah. Pada waktu sudah bekerja barulah Rian sering main ke rumah menemui Sari.

"Ayah dak ngasih kalau masih sekolah pacaran ketika lulus kuliah dan Rian lah begawe baru ayah welcome," tutur Sari.

Pada waktu lamaranpun Rian tidak memberitahu Sari, justru Rian menemui nenek Sari dari ibunya  Hj Lilis Farida. Setelah itu sang nenek membicarakan keinginan Rian, melamar Sari ke ayahnya.

"Rian cuma bilang nek ketemu ayah. Terus ayah nyuruh Rian ke rumah. Waktu tu dak bilang mau melamar cuma ku lah feeling (Rian mau melamar-red). Ayah baru bilang ke Sari. Ayah dan mama sih setuju," kata Sari.

Selengkapnya, Baca Bangka Pos Edisi Cetak

Tags
Pernikahan
Penulis: nurhayati
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help