Layanan Telepon Desa Dering Kurang Diminati Masyarakat

Layanan telepon perdesaan atau desa dering yang ada di wilayah Kabupaten Beltim, dari program

Layanan Telepon Desa Dering Kurang Diminati Masyarakat
bangkapos.com/rusmiadi
Sosialisasi dan publikasi KPU/USO yang diadakan Balai Penyediaan dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), Kemenkominfo, di auditorium komplek perkantoran terpadu Pemkab Beltim, Rabu (13/11/2013)

Laporan wartawan Pos Belitung, Rusmiadi

 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Layanan telepon perdesaan atau desa dering yang ada di wilayah Kabupaten Beltim, dari program kewajiban pelayanan universal atau Universal Service Obligation (KPU/USO), Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo), kurang dimintai masyarakat desa.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi dan publikasi KPU/USO yang diadakan Balai Penyediaan dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), Kemenkominfo, di auditorium komplek perkantoran terpadu Pemkab Beltim, Rabu (13/11/2013).

Tidak termanfaatkannya perangkat telepon desa dering berbasis telepon seluler, yang sudah lama terpasang di sejumlah kantor desa di Kabupaten Beltim ini disampaikan langsung oleh pihak pemerintahan desa, yang hadir dalam sosialisasi.

"Perangkat telepon ini sudah lama terpasang, namun masyarakat jarang menggunakannya. Sebab warga lebih banyak menggunakan handphone masing-masing untuk berkomunikasi," ungkap Yanti, Sekretaris Desa Selingsing Kecamatan Gantung.

Hal senada diungkapkan pihak desa lainnya seperti dari Desa Kelubi, Desa Mengkubang, Desa Tanjung Batu Itam, Desa Jangkar Asam, yang mengatakan perangkat telepon desa dering tidak pernah digunakan masyarakat dan perangkat telepon masih tersipan di kantor desa.

Sosialisasi dihadiri pihak pemerintahan desa se Kabupaten Beltim, sekolah, satuan kerja perangkat daerah dan undangan lainnya.

Dalam sosailisasi tersebut, Fatimah dari Dewan BP3TI menjelaskan berbagai produk dari program KPU/USO selain dering desa, diantaranya pusat layanan internet kecamatan (PLIK), mobile pusat layanan internet kecamatan (MPLIK), wifi kabupaten/kota serta PLIK sentra produktif.

"Dengan program KPU/USO ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat di pelosok tanah air dapat menikmati layanan telekomunikasi dan informatika yang berkualitas baik, harga layanan terjangkau," ungap Fatimah.

Penulis: rusmiadi
Editor: edwardi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved