Sudah Tiga Tahun Pacaran, Wanita Berharap Dilamar

Lama sebentarnya masa pacaran memang bukan jaminan seseorang akan siap menuju ke jenjang pernikahan.

Sudah Tiga Tahun Pacaran, Wanita Berharap Dilamar
Shutterstock
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM - Lama sebentarnya masa pacaran memang bukan jaminan seseorang akan siap menuju ke jenjang pernikahan. Meski demikian, ternyata para wanita lebih memilih waktu pacaran tiga tahun sebagai batas maksimal dan mereka berharap kekasih mereka akan segera melamar.

Dalam sebuah survei terhadap 2000 wanita lajang di Inggris, mayoritas wanita menjawab tidak mau berlama-lama pacaran tanpa arah yang jelas. Tiga tahun bagi mereka dianggap cukup untuk saling mengenal sebelum menikah. Mereka juga berharap dalam masa pacaran itu paling tidak sudah ada pembicaraan untuk menikah.

Pasangan yang menjalin hubungan serius tentu memiliki tujuan untuk menikah. Meski begitu pada kenyataannya banyak pasangan yang memilih menunda dengan berbagai alasan, mulai dari belum siap secara finansial, masih jadi tulang punggung keluarga, ingin melanjutkan studi, sampai karena tidak ingin melangkahi kakak yang belum menikah.

Yang pasti, kita tidak bisa memaksa kekasih untuk mengajak menikah karena tingkat kesiapan setiap orang tentu berbeda.

Kembali ke hasil survei, ternyata mayoritas wanita masih mengharapkan cara lamaran tradisional dari kekasihnya. Mereka umumnya ingin kekasih mereka berlutut dan menyatakan lamaran, ingin dinyanyikan lagu cinta, atau puisi berisi ungkapan cinta.

Sedangkan wanita yang ingin sesuatu yang modern berharap dilamar dengan cara yang sedikit heboh misalnya dengan flasmob.

Yang menarik, sebagian besar wanita mengatakan bisa saja menjawab "tidak" pada ajakan kekasih untuk menikah jika proses lamarannya dinilai kurang romantis. Duh.

Tags
Pernikahan
Editor: edwardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved