Amir Sebut Ibu Ani Tidak Pernah Campuri Urusan Kabinet

(Informasi, red) itu sangat bertolak belakang dengan pengalaman saya. Ibu Ani tidak sedikitpun mencampuri.

Amir Sebut Ibu Ani Tidak Pernah Campuri Urusan Kabinet
net
Presiden SBY bersama ibu Ani Yudhoyono

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Informasi Wikileaks yang membocorkan rahasia menyoal dominasi Ani Yudhoyono dalam Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), termasuk dalam kabinetnya, ditulis The Australian. Namun muncul bantahan informasi itu tidak benar.

Salah satunya datang dari Menkumham Amir Syamsuddin. Bertempat di rumah dinasnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Amir mengaku tak sekali pun merasakan atas apa yang dituduhkan berdasar informasi rahasia yang didapat Wikileaks.

"(Informasi, red) itu sangat bertolak belakang dengan pengalaman saya. Ibu Ani tidak sedikitpun mencampuri. Dia tidak ikut rapat kabinet. Kapan pernah dia ikut? Kegiatan partai saja beliau tak pernah ikut, apalagi urusan pemerintahan," ujar Amir, Minggu(15/12/2013).

Informasi Wikileaks yang dilansir The Australian mengungkapkan bahwa informasi seputar Istana Negara, didapat dari TB Silalahi. Amir yakin TB Silalahi di balik pembocor informasi-informasi mengenai Istana tidaklah benar.

"Itu sumbernya siapa? Coba tanyakan ke Pak TB. Tapi saya tidak yakin Pak TB pernah menyampaikan atau membuka hal-hal yang sensitif seperti itu. Pak TB orangnya sangat dipercaya," ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat ini.

Dalam reportasenya, The Australian membeberkan alasan intelijen Australia menjadikan Ani sebagai target penyadapan. Ani disadap karena dianggap sebagai orang paling berpengaruh bagi Presiden SBY. Menurut Wikileaks, data tersebut dibuat pada 2007.

Tags
Penyadapan
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved