Dua PNS Tertangkap Basah, Lainnya Lari Pontang-panting

Langkah cepat dan ekspresi kaget terlihat jelas dari raut muka seorang staf Bagian Tata Laksana berinisial ML.

Dua PNS Tertangkap Basah, Lainnya Lari Pontang-panting
net
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM -  Langkah cepat dan ekspresi kaget terlihat jelas dari raut muka seorang staf Bagian Tata Laksana berinisial ML.

Dirinya yang kedapatan sedang merokok di pojok ruangan Bagian Tata Laksana blok A lantai 14 Kantor Walikota Jakarta Selatan tidak berkutik saat sebanyak 25 orang petugas Satpol PP menghampirinya.

Mengetahui hal tersebut, ML pun terlihat berpaling dan mencoba mematikan rokok yang sedang nikmat dihisapnya.

Beberapa lembaran kertas pun dijadikannya alat untuk mengibas-kibaskan asap rokok yang mengepul di atas kepalanya.

Namun, upaya ML ternyata sia-sia. Paetugas yang sudah melihat dirinya merokok dari kejauhan itu tetap mendata sekaligus menyita sepuntung rokok yang dihisapnya serta beberapa batang rokok miliknya.

Sembari tersenyum, pria berkulit sawo matang itu mengaku kalau aktivitas merokok yang dilakukannya tersebut hanya kegiatan iseng yang dilakukannya dikala waktu senggang. ML pun mengakui kalau hal yang dilakukannya adalah salah.

Karena secara jelas terpampang papan peringatan mengenai larangan merokok di ruangan tersebut.

"Iya saya ngaku salah, ini cuma iseng aja kok, saya nggak akan ulangi lagi," jelasnya tersenyum melepas malu.

Bukan hanya di ruang terbuka pada tiap lantai gedung Kantor Walikota Jakarta Selatan, penyisiran pun dilakukan petugas sampai ke dalam ruangan kantor, seperti ruang tunggu, hingga bagian pantry kantor.

Benar saja, petugas pun menemukan seorang Staf Irbanko berinisial ZN yang tertangkap basah sedang merokok di pantry kantornya di lantai 9 blok A Kantor Walikota Jakarta Selatan.

Ekspresi kaget disertai upaya penghilangan jejak pun dilakukan oleh ZN, tetapi kepulan asap yang sudah memenuhi ruangan berukuran sekira 6 x 4 meter persegi itu tidak bisa menyembunyikan pelanggaran yang dilakukannya.

ZN pun mengaku telah merokok dan menyadari kesalahannya. Kasatpol PP, Sulistiarto yang melakukan peneguran keras pun segera mencatat data diri ZN yang kemudian diminta untuk menandatangani surat peringatan untuk tidak merokok di lingkungan Kantor lagi.

"Iya saya salah, saya merokok. Saya juga karena kepaksa, abis asem banget, mau turun jauh," ungkapnya sembari tersenyum. Pada kesempatan lainnya, penyisiran pun dilanjutkan petugas di blok A, blok B dan blok C serta beberapa lokasi seperti parkir yang berada di lantai Basement 1 dan 2. Petugas pun mendapati beberapa orang warga yang tertangkap basah sedang merokok di beberapa lokasi tersebut. Sementara beberapa warga lainnya terlihat lari tunggang langgang menghindari petugas. (m16) 

Tags
Merokok
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved