Memalak Pria, Tiga Preman Dihakimi Massa

Nasib sial mungkin tengah dirasakan tiga orang preman di Tebet, Jakarta Selatan. Pasalnya, saat

Memalak Pria, Tiga Preman Dihakimi Massa
www.ugland.us
Ilustrasi preman

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Nasib sial mungkin tengah dirasakan tiga orang preman di Tebet, Jakarta Selatan. Pasalnya, saat memalak korban, ketiganya malah menjadi bulan-bulanan massa.

Salah satu preman yang babak belur dihakimi masa adalah Riyanto (22) warga Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Dirinya yang tidak berdaya menghadapi amuk warga itu kini tergeletak lemah di dalam sel Polsek Tebet setelah ditinggal dua orang rekannya yang berhasil melarikan diri.

Kompol I Ketut Sudarma, Kapolsek Tebet, mengatakan awal mula peristiwa penangkapan seorang preman tersebut bermula dari tindakan pemalakan yang dilakukan oleh Riyanto bersama kedua orang rekannya.

Riyanto yang diketahui berboncengan bertiga dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B6646SUH warna hitam itu kemudian menghampiri Darman (18) pemuda asal Brebes, Jawa Tengah di Jalan Tebet Timur Dalam XI, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2013) malam.

"Ketiga pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan meminta uang korban, tapi korban tidak memberikan uangnya. Melihat korban memakai hp (ponsel-red), pelaku kemudian merampas hp dan tas milik korban. Korban yang melawan akhirnya dikeroyok oleh ketiga preman itu," jelasnya.

Namun, sial bagi Riyanto dan kawan-kawan. Darman kemudian berteriak meminta tolong kepada beberapa orang teman-temannya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Mendengar teriakan Darman, seluruh temannya pun beranjak mengejar ketiga pelaku kemudian menghakiminya.

"Ketiganya diamuk massa, petugas yang sedang berpatroli langsung mengamankan satu orang pelaku dan sepeda motor yang digunakan pelaku. Sedangkan kedua pelaku yang membawa hp milik korban masih kami buru," jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, Riyanto kini mendekam di sel tahanan Polsek Tebet. Dirinya dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Tags
Preman
Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved