443 Warga Ciamis Jadi Janda Setiap Bulan

Selama tahun 2013 sampai tanggal 27 Desember, Pengadilan Agama (PA) Ciamis

443 Warga Ciamis Jadi Janda Setiap Bulan
Net
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM - Selama tahun 2013 sampai tanggal 27 Desember, Pengadilan Agama (PA) Ciamis telah menangani 4.424 perkara cerai dan 175 permohonan dispensasi kawin, izin poligami hingga fatwa hak waris.

Jadi setidaknya selama tahun 2013 ada 4.424 warga Ciamis yang menjadi janda setelah bahtera rumah tangga mereka karam dan berakhir dengan putusan cerai di PA Ciamis. Rata-rata tiap bulan ada 443 rumah tangga bubar di Ciamis, atau tiap hari 15 orang ibu rumah tangga jandi janda di Tatar Galuh Ciamis tersebut.

"Dibandingkan dengan tahun sebelumnya (tahun 2012) ada penurunan angka perceraian yang cukup drastic di Ciamis. Tahun 2012 lalu, PA Ciamis telah menangani 5.160 perkara cerai. Sementara tahun 2013 ini sampai hari Jumat (27/12) ini ada 4.424 perkara cerai yang disidang. Ada penurunan perkara sebanyak 661 kasus dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ujar Drs H Syarief Hidayat, hakim sekaligus humas PA Ciamis, kepada Tribun Jumat (27/12/2013).

Sebanyak 4.424 perkara cerai yang masuk ke PA Ciamis tersebut ditangani oleh 11 orang hakim dengan tiga majelis hakim yang menyidangkan sekitar 100 perkara perhari. "Setiap perkara itu paling tidak dua atau tiga kali sid-ang, bahkan sampai ada 10 kali siding," jelas Syarief.

Seperti tahun-tahun sebelumnya 4.424 perkara cerai yang ditangani PA Ciamis lebih dari separuh berasal dari Ciamis Selatan yang kini menjadi wilayah Kabupaten Pangandaran seperti Kecamatan Padaherang, Kalipucang, Pangandaran hingga Cimerak. "Untuk wilayah selatan ini PA Ciamis tidak hanya menangani perkara yang disidangkan di PA Ciamis tetapi juga dilayani dengan sid-ang kelas jauh di Banjarsari dan Pangandaran setiap hari Jumat," ujarnya.

Sebelum berdiri dan beroperasinya Pengadilan Agama (PA) Kota Banjar pada tahun 2011, angka perceraian yang ditangani PA Ciamis tertinggi di Jawa Barat. "Selama ini angka perceraian di Ciamis memang tertinggi di Jabar, bersaing dengan Indramayu dan Sumber Cirebon. Tetapi setelah PA Kota Banjar beroperasi tahun 2011, jumlah perkara yang ditangani PA Ciamis menurun drastic. Kini angka perceraian yang ditangani PA Ciamis berada pada posisi ke-4 setelah Indramayu, Sumber (Cirebon) dan PA Cimahi (Cimahi, Bandung Barat, Bandung)," ungkap Syarief.

Ia menyebutkan juga pemicu bubarnya ribuan rumah tangga yang berakhir dengan perceraian tersebut paling utama disebabkan persoalan ekonomi, ketidakcocokan, sering terjadi pertengkaran, hingga adanya orang ketiga (perselingkuhan).

Tags
janda
Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved