Gara-gara Tak Punya Akta IV, Yusuf Gugur Jadi CPNS

Saya kesal, kecewa. Kenapa nggak dari dulu, bilang bahwa menjadi guru desain grafis harus ada akta IV. Kenapa saat tes administrasi saya

Gara-gara Tak Punya Akta IV, Yusuf Gugur Jadi CPNS
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ilustrasi

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kesal, bingung, dan malu itulah yang dirasakan M Yusuf Warga sarang Mandi Kecamatan Sungai Selan. Pasalnya, harapannya menjadi CPNS di Kabupaten Bangka Tengah pupus sudah. Padahal dirinya sudah diyatakan lulus tes tertulis. Bahkan namanya, sudah diumumkan melalui media. Sejumlah rekan, teman dan saudara sudah memberi ucapan selamat.

Namun, saat hendak mengurusi berkas ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Bateng, dirinya dinyatakan gugur karena tidak memenuhi syarat kelengkapan berkas, yakni harus memiliki Akta IV. Sebab formasi yang diambilnya adalah guru desain Grafis.

"Saya kesal, kecewa. Kenapa nggak dari dulu, bilang bahwa menjadi guru desain grafis harus ada akta IV. Kenapa saat tes administrasi saya diluluskan. Semua tahapan sudah dilalui sampai mengikuti tes dan lulus. Malu saya, sudah banyak ucapin selamat. Masalah ini, sudah saya tanyakan ke pihak BKD bahkan sempat berdebat, saya merasa dirugikan," ujarnya kepada bangkapos.com, Kamis (16/1/2014).

Dikatakan Yusuf, dengan digugurkannya dirinya, ia merasa dirugikan. Saat meminta klarifikasi ke BKD, lucunya pihak BKD beralasan saat itu, banyak berkas yang masuk sehingga tidak terpantau lagi.

"Saya sempat ditawarkan solusi, agar mengambil Akta IV, dan disuruh ikut lagi tahun depan. Tetapi masalahnya rugi waktu, biaya, minimal tiga semester di luar Bangka. Kalau mau membiayai saya mau saja. Terus apakah ada jaminan saya akan lulus tahun depan. Dan setahu saya lagi, tidak ada sarjana desain grafis yang ada akta IV," tuturnya.

Disingung apakah akan mebawa permasalahan ini melalui jalur hukum, Yusuf mengatakan dirinya saat ini, masih bingung. Dirinya masih melakukan konsultasi dengan keluarga apakah akan melakukan jalur hukum atau tidak.

"Saya ini, masih awam soal hukum ini. Pernah konsultasi dengan anggota dewan dan disarankan agar dilakukan melalui jalur hukum. Tetapi saat ini, masih bingung, karena saya awam soal hukum ini. Lihat saja nanti," ucapnya.

Penulis: zulkodri
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved