BangkaPos/

Dokter Ingatkan Keluarga, "Membangungkan" Schumacher Akan Membuat Stres

Membangunkan dari koma tidaklah seperti yang tergambar dalam film-film

Dokter Ingatkan Keluarga,
AFP PHOTO/SAEED KHAN
Mantan pebalap Formula 1 asal Jerman, Michael Schumacher.

BANGKAPOS.COM, GRENOBLE - Dokter yang menangani mantan pebalap Formula 1 Michael Schumacher, mengingatkan keluarga bahwa mereka akan menghadapi hari-hari yang berat selama proses "membangunkan" sang legenda F1 tersebut.

Sudah lebih dari satu bulan, Schumacher koma dan dirawat di rumah sakit di Grenoble, Perancis, setelah mengalami kecelakaan kepala saat bermain ski, 29 Desember lalu.

Dalam lima pekan terakhir, sang istri, Corinna, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit untuk mendampingi ayah dua anaknya.

Pekan lalu, dokter menyatakan akan memulai proses "membangunkan" Schumacher dari koma. Proses ini akan membuat stres bagi semua pihak yang terlibat, demikian kata ahli.

"Membangunkan dari koma tidaklah seperti yang tergambar dalam film-film," jelas Luke Griggs, juru bicara Headway, badan yang menangani masalah cedera di kepala dan bermarkas di Inggris, kepada BBC.

"Ini adalah proses bertahap yang bisa memakan waktu beberapa hari atau minggu."

"Sederhananya, efek dari cedera otak bisa menghancurkan dan akan ada seumur hidup. Ini bisa berefek pada seluruh hidupmu, seperti cara berjalan, berbicara, berpikir, dan perasaan. Ini bisa mengubah pribadi seseorang dan juga kemampuannya," tutur Griggs.

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help