BangkaPos/

Aher dan Rano Penuhi Undangan KPK, Jokowi tak Hadir

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak menghadiri undangan Koordinasi Supervisi dan

Aher dan Rano Penuhi Undangan KPK, Jokowi tak Hadir
Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengangkat dua jari sebagai tanda damai sebelum menonton konser Slank, Jumat (13/12/2013).

BANGKAPOS.COM, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak menghadiri undangan Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/2/2014) malam, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. 

KPK mengundang tiga gubernur dalam rapat tersebut. Selain Jokowi, dua pimpinan daerah lainnya adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah yang diwakili oleh Wakil Gubernur Banten, Rano Karno. Atut saat ini mendekam di tahanan karena menjadi tersangka kasus dugaan suap pilkada Lebak, Banten.

Rano tiba lebih dulu di Gedung KPK, disusul oleh Ahmad Heryawan. Namun, hingga acara selesai, Jokowi tak terlihat hadir, demikian pula pihak yang ditunjuk untuk mewakilinya.

Saat Juru Bicara KPK Johan Budi yang bertindak sebagai moderator menanyakan apakah ada pihak yang mewakili Jokowi, tak ada satu pun yang menunjukkan diri.

Selain Gubernur, dalam acara ini KPK juga mengundang Ketua DPRD ketiga provinsi itu. Turut hadir pula Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo. Adapun dari unsur Pimpinan KPK, hadir Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas.

Dalam sambutannya, Mardiasmo menilai, pengadaan barang dan jasa di Indonesia selalu menjadi celah yang dimanfaatkan untuk korupsi. 

Sementara itu, Busyro menilai, permasalahan kronis dan rawan dikorupsi adalah bidang ketahanan energi dan pangan.

Tags
jokowi
Editor: edwardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help