Uang Pengganti Terdakwa Korupsi Masuk ke Kas Negara

Kepala Pengadilan Negeri kota Pangkalpinang, Sutaji SH MH mengatakan

Uang Pengganti Terdakwa Korupsi Masuk ke Kas Negara
bangkapos.com/ryan
Ketua Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang Sutaji SH

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Pengadilan Negeri kota Pangkalpinang, Sutaji SH MH mengatakan terkait hasil putusan majelis hakim yang memutuskan suatu perkara tindak pidana korupsi (tipikor), terdakwa yang telah dijatuhi vonis hukuman itu wajib melaksanakannya, termasuk sanksi wajib mengembalikan uang pengganti.

Pernyataan itu disampaikan Sutaji tersebut terkait pertanyaan bangkapos.com yang mempertanyakan seputar kemana penyetoran dana/uang pengganti bagi terdakwa yang dijatuhi vonis sanksi hukuman usai menjalani persidangan terakhir atau sidang putusan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/4/2014) siang Sutaji mengaku sejumlah dana atau uang pengganti yang telah dibayar oleh si terdakwa (koruptor) tersebut selanjutnya disetor ke kas negara.

"Terdakwa korupsi yang telah divonis oleh hakim itu atau dalam putusan sidang akhirnya ditetapkan misalnya vonis kurungan penjara selama 2 tahun dan dikenakan sanksi membayar uang pengganti jadi dalam jumlah tertentu jadi si terdakwa itu wajib melaksanakannya, nah jika si terdakwa itu tidak mampu membayar uang pengganti maka bentuk sanksi lainnya si terdakwa itu menggantikanya dengan sanksi tambahan kurungan penjara," jelas Sutaji.

Disinggung bagaimana prosedur jika terdakwa koruptor yang telah dijatuhi vonis sanksi hukuman penjara serta sanksi membayar seperti apa?

Dijelaskanya bahwa dalam realisasinya untuk pembayaran uang pengganti tersebut yakni diserahkan ke pihak kejaksaan, lantaran institusi tersebut (kejaksaan) merupakan eksekutor.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved