BangkaPos/

Pudir Akper Pangkalpinang Dipanggil ke DPRD

Komisi IV DPRD Bangka Belitung memanggil Pembantu Direktur Akademi Keperawatan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka


BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komisi IV DPRD Bangka Belitung memanggil Pembantu Direktur Akademi Keperawatan (Akper) Pangkalpinang, Kamis (15/1/2015). Pemanggilan ini membahas skorsing yang dilakukan kepada dua mahasiswi perguruan itu.

Tidak hanya pihak Akper, Dinas Pendidikan, mahasiswi dan orang tua maahasiswi yang diskorsing. Pembahasan dilakukan secara tertutup.

"Kami intinya ingin menyelesaikn permasalahan ini. Kami ingin Akper memeprtimbangkan kembali hukumna kepada dua mahasiswi mereka," kata sekretaris komisi IV, Ferdiansyah.

Dua mahasiswi Akademi Keperawatan (Akper) Pangkalpinang, Aorta Shafira dan Feranita sebelumnya mengadu ke  Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Rabu (14/1/2015). Mereka mengadukan skorsing yang diberikan pihak kampusnya terlalu memberatkan.

Skorsing ini buntut dari kesalah pahaman, karena peristiwa tertukarnya helm di halaman parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungailiat, Kabupaten Bangka, awal Desember lalu.

Ia menceritakan pada 6 Desember 2014, dua mahasiswi Akper Pangkalpinang melakukan praktek di RSUD Sungailiat. Saat hendak pulang, Aorta salah mengambil helm yang merupakan milik pegawai RSUD itu.

Akper Pangkalpinang mengeluarkan surat skorsing kepada keduanya dengan alasan peristiwa tersebut. Kedua mahasiswi lantas meminta pemilik helm menjelaskan hal tersebut dan mengirimkan surat yang menyatakan hal tersebut bukan pencurian namun kesalahpahaman.

"Surat dari pemilik helm pun sudah ada, yang menyatakan itu cuma salah paham. Namun kampus bersikukuh untuk memberikan sanksi kepada kami," kata Aorta.

Tags
DPRD Babel
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help