BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Curhat Pedagang: Pukang Sapi ni lah Lima Hari Lum Habislah

Setelah berjalan sekitar setengah jam dari Warung Kopi (Warkop) A Tu, Bupati

Curhat Pedagang: Pukang Sapi ni lah Lima Hari Lum Habislah
bangkapos.com/nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat didampingi para Kepala SKPD di Pemkab Bangka, Minggu (1/2/2015) mendengarkan keluhan pedagang di Pasar Belinyu.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah berjalan sekitar setengah jam dari Warung Kopi (Warkop) A Tu, Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama para Kepala SKPD di Pemkab Bangka, Minggu (1/2/2015) pagi menyapa para pedagang.

Tarmizi berbincang akrab dengan pedagang menanyakan mengenai kondisi pasar, bagaimana hasil penjualan mereka sehari-hari, apakah bayar menempati kios atau petak pasar dan masalah lainnya.

Dia juga mendengarkan keluhan para pedagang.

"Pak sekarang sepi dagangan susah lakunya sekarang," ungkap seorang ibu yang berjualan daging ayam kepada Tarmizi.

Menurutnya akhir-akhir ini pendapatan yang mereka rasakan sangat minim dibandingkan awal tahun 2014 lalu.
Keluhan senada disampaikan pedagang daging di Pasar Belinyu. Bahkan daging sapi yang mereka bekukan bisa sampai lima hari.

"Ne ha pak, pukang daging sapi ni lah lima hari lum habislah. Sekarang sepi pak," ungkap seorang pedagang daging sambil menunjukan kaki sapi kepada Tarmizi.

Ia mengatakan, kondisi ekonomi di pasar semakin sepi karena merosotnya harga timah saat ini sehingga sangat terasa bagi para pedagang.

Diakui Tarmizi, memang saat ini perekonomian di Kabupaten Bangka menurut karena merosotnya harga timah.

"Masyarakat memang masih bergantung pada tambang timah. Kita harus bisa beralih tidak bergantung dengan timah lagi. Makanya kita sekarang memprioritaskan pertanian, peternakan dan perikanan," kata Tarmizi.

Dia mengatakan untuk permasalahan tambang timah saat ini juga sedang ditata.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help