Pemilik Alat Berat Masih Berstatus Saksi

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, Pebriandi Haloho seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP M Zainul, S.IK, M.H memastikan kasus penangkapan

Pemilik Alat Berat Masih Berstatus Saksi
Zulkodri / BANGKA POS
Dua unit alat berat dan dua unit mobil dump truk yang digunakan untuk aktivitas tambang pasir yang diduga ilegal dan tanpa izin saat ini, diamankan di Mapolres Bateng, tiga unit mobil dump truk lainnya, diamankan di Polsek Namang, Jumat (13/02/015).

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, Pebriandi Haloho seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP M Zainul, S.IK, M.H memastikan kasus penangkapan penambangan pasir ilegal di Desa Terak beberapa lalu, akan terus dilanjutkan sesuai proses hukum yang berlaku.

" Kasus tetap akan kita lanjutkan. Dan kita proses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," ujarnya kepada bangkapos.com, Selasa (17/02/2015).

Dikatakan Pebriandi sampai sejauh ini, baru empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Adapun empat orang tersebut, Gito selaku operator alat berat dan Pipit selaku pemilik lahan, keduanya warga Desa Terak yang beraktifitas di Tanah Kolong Desa Terak.
Sedangkan lokasi di. Jalan Incur, operatornya yang diamankan Adi dengan pemilik lokasi ajun yang juga warga Desa Terak.

Sedangkan untuk pemilik alat berat, yakni Jhon dan Rudi saat ini, masih dilakukan pemeriksaan dan statusnya masih sebatas saksi.
" Hari ini, (Selasa) (17/02/2015) kita melakukan pemeriksaan terhadap pemilik alat berat, yakni Jhon dan Rudi.
Sedang akan Diperiksa, jadi kita tunggu hasil pemeriksaan, apakah keduanya terlibat langsung dan mendapatkan kontribusi atau tidak. Atau hanya sewa. Jadi sementara ini, statusnya masih saksi," ucap Pebriandi.

Sebelumnya diberitakan bangkapos.com, tim gabungan terdiri dari ditreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama jajaran Polres Bateng, berhasil mengungkap kasus penambangan pasir kwarsa yang tanpa izin.
Dari pengungkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan dua unit alat berat, dan lima unit truk bermuatan pasir masing-masing berisi kurang lebih 4 Kubik.

Untuk dua unit alat berat dan dua unit truk diamankan di Mapolres Bateng. Sedangkan tiga unit mobil truk lainnya, diamankan dan dititipkan di Mapolsek Namang.

Tags
Alat Berat
Penulis: zulkodri
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help