Pencuri Hajar Janda Kaya hingga Babak Belur

Memergoki pencuri yang menyatroni rumahnya, Nur Aini (62), warga Sembon, Kelurahan Satrian, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar,

Pencuri Hajar Janda Kaya hingga Babak Belur
Kompas.com
Ilustrasi pemukulan. 

BANGKAPOS.COM, BLITAR - Memergoki pencuri yang menyatroni rumahnya, Nur Aini (62), warga Sembon, Kelurahan Satrian, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, dihajar pencuri sehingga harus dibawa ke rumah sakit karena luka memar di wajahnya.

"Korban itu mengalami luka karena selain dipukul wajahnya juga kepalanya dibentur-benturkan ke lantai oleh pelaku," kata AKP Imam Subechi, Kapolsek Kanigoro, Kamis (26/2/2015).

Menurutnya, pencurian terjadi pukul 16.40 WIB. Saat itu, korban yang berstatus janda dan dikenal petani sukses di kampungnya itu sedang santai melihat televisi sendirian di ruang tamu.

Bersamaan itu, ia mendengar suara aneh dari dalam kamar tidurnya sehingga dilihatnya. Namun, begitu sampai pintu kamarnya, ia kaget karena melihat seorang pria sedang mengobrak-abrik isi lemari. "Oleh korban, ditanya, siapa kamu," ujarnya.

Dipergoki korban, pelaku langsung menghajarnya. Korban dipukul wajahnya hingga tersungkur. Melihat korban terjatuh, pelaku bukannya lari, melainkan malah kembali menghajar korban.

"Kepala korban dibentur-benturkan ke lantai. Namun korban masih berusaha meronta sehingga akhirnya berhasil kabur ke luar rumah. Di luar rumah, ia berteriak-teriak minta tolong dan warga berdatangan," ujarnya.

Namun saat warga berdatangan dan mencari pelaku ke dalam rumah korban, pelaku sudah kabur melalui pintu belakang yang tembus ke ladang. "Pelaku masuk ke rumah korban lewat pintu samping kiri yang tak terkunci. Mungkin pelaku mengira korban tak ada di rumah. Selama ini korban tinggal dengan cucunya namun saat itu cucunya sedang keluar," paparnya.

Ciri-ciri pelaku menurutnya, tinggi dan kurus, namun wajahnya tak bisa dikenali karena wajahnya ditutup kaos. Logatnya, seperti bukan orang luar Blitar. "Hasil penyelidikan, tak ada barang korban di rumah yang hilang," paparnya.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help