15 Pelajar Todong Siswa SMP Beraksi Seperti Mafia

Beraksi layaknya seperti kelompok mafia, 15 pelajar nekat menodong Muhammad Rian Ubaydillah (13), seorang pelajar SMP Negeri 15 Plaju

15 Pelajar Todong Siswa SMP Beraksi Seperti Mafia
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Dua Pelajar, DK (15) dan DS (15), ketika diamankan warga, saat diserahkan ke Poresta Palembang, Sabtu (18/2/2015), terkait aksi penodongan. 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG -- Beraksi layaknya seperti kelompok mafia, 15 pelajar nekat menodong Muhammad Rian Ubaydillah (13), seorang pelajar SMP Negeri 15 Plaju, Sabtu (28/2/2015) sekitar pukul 12.30.

Seusai pulang sekolah, Rian yang tercatat sebagai warga Jalan Nusa Tenggara Komplek Ogan Permata Indah Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I, Palembang ini dihadang lima motor yang menghentikan laju kendaraannya. Ia mengaku dipukul sehingga luka di bagian kepala.

Meski dalam keadaan luka, ia melapor ke Polresta Palembang. Kepada petugas dirinya menuturkan kejadian yang dialaminya terjadi saat melintas di Simpang Gerbang Komplek OPI dengan tujuan pulang ke rumah.

"Pelaku ini memakai 5 motor, semuanya ada 9 orang, berbonceng 3. Saat itu saya bawa motor berboncengan dengan teman saya (Tegar-red). Lalu salah satu dari pelaku memberhentikan motor saya dan menempelkan pisau ke pinggang," ungkapnya kepada petugas.

Setelah itu lanjut Rian, mereka meminta mengeluarkan seluruh uang dan handphone miliknya. "Saya terpaksa memberikan handphone Samsung saya karena pisau sudah di pinggang. Sementara pelaku lainnya merogoh kantong celana dan mengambil uang saya sebanyak Rp 30 ribu. Saya sempat minta tolong sama warga sekitar. Tiba-tiba terjadi keributan dan ada yang memukul kepala saya sampai berdarah," katanya.

Menurut Rian, kejadian tersebut baru pertama kali dialaminya dan tidak ada musuh sebelumnya. "Saya tidak punya musuh pak dan tidak kenal sama mereka. Kaget saja saat mereka beramai-ramai bawa beling, batu dan pisau. Setelah ribut, dua orang dari mereka berhasil diamankan warga dan dibawa ke kantor polisi ini," ungkapnya.

Sedangkan, seorang pelaku, DK (15) pelajar kelas III ketika diamankan mengaku, hanya ikut-ikutan teman yang tiba-tiba saja merampok korban. Warga Lorong sepakat RT 22/03 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati ini pun mengaku baru mengenal rekan-rekannya tersebut.

"Sebenarnya otak dari rencana ini adalah Agus pelajar SMP YWKA (yayasan wanita kereta api-red). Aku juga baru kenal dari teman, tiba-tiba saja dia ngajak merampok," katanya.

Sementara Kasat Reksrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi melalui Ka Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polresta Palembang, Ipda Kamaruddin membenarkan telah mengamankan dua pelaku yang diserahkan oleh warga.

Tags
Pelajar
Editor: Hendra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved