BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Ini Pidato Bupati Bangka Menutup Festival Ceria Imlek

Pada masa reformasi saat masa pemerintahan Presiden Republik Indonesia Gus Dur kebudayaan masyarakat Tionghoa

Ini Pidato Bupati Bangka Menutup Festival Ceria Imlek
Bangkapos.com/nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyampaikan sambutan didampingi pemenang Busana Cece Koko, Sabtu (28/2/2015) malam saat penutupan Festival Ceria Imlek di Desa Rebo. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pada masa reformasi saat masa pemerintahan Presiden Republik Indonesia Gus Dur kebudayaan masyarakat Tionghoa di Indonesia mulai terangkat dan berkembang pesat.

Pemkab Bangka juga mendukung perkembangan kebudayaan Tionghoa ini karena sebagian dari masyarakat di Kabupaten Bangka berasal dari warga keturunan Tionghoa.

Kondisi ini disampaikan Bupati Bangka H Tarmizi Saat dalam sambutannya saat penutupan Festival Ceria Imlek, Sabtu (28/2/2015) malam di Desa Rebo.

"Pemerintah Kabupaten Bangka setiap tahun menyelenggarakan Festival Ceria Imlek. Ini penting bagi kita 15 tahun era reformasi ini dan harus disyukuri masyarakat Tionghoa berkembang berkat jasa Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid kita bisa merayakan ini dengan sebaik-baiknya," kata Tarmizi.

Menurutnya, melalui Festival Ceria Imlek ini sebagai arena introspeksi agar berbagai komunitas masyarakat di Kabupaten Bangka bisa lebih baik ke depan.

Selain itu sebagai sarana refleksi untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten Bangka.

Penulis: nurhayati
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help