Wasito Bingung Cara Daftar BPJS Untuk Warga Desa Tanjunglabu

Anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Tanjunglabu, Kecamatan Lepar,

Wasito Bingung Cara Daftar BPJS Untuk Warga Desa Tanjunglabu
bangkapos.com/alza
BUSUNG LAPAR - Windo saat menjalani perawatan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Jumat (20/3/2015).

Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Tanjunglabu, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan Wasito mengaku bingung soal program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS).

Tinggal di pulau terpencil, membuat Wasito dan warga lainnya tidak menerima sosialisasi yang memadai mengenai BPJS. Dia memastikan sebagian besar warga di Pulau Lepar dan Pongok tidak mengantongi kartu BPJS.

"Cara mendaftarnya bagaimana, karena banyak warga kami sakit, bingung kalau kalau harus dirujuk. Memang sekarang ada JKJB (Jaminan Kesehatan Junjung Besaoh) dari Pemkab Basel tetapi BPJS lebih luas penggunaannya," kata Wasito, Sabtu (21/3/2015).

Dia sebagai bagian dari aparat desa tidak mampu berbuat banyak. Akses yang dia terima terbatas, baik informasi dari pemda maupun pihak BPJS.

Bagi Wasito, banyak warga miskin di Tanjunglabu yang perlu dibantu melalui BPJS. Dia bertanya-tanya, apakah ada program BPJS bagi warga tidak mampu.

"Cara bayarnya seperti apa, harus kemana, lewat mana daftarnya. Itu membuat kami bingung," ujarnya.

Kebingungan Wasito bermula semakin banyaknya warga kurang mampu di Pulau Lepar Pongok yang menderita sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Seperti yang dialami Windo (12) yang sudah sekian lama mengalami gejala busung lapar. Pengobatan yang diterima bocah malang itu tidak optimal sehingga perutnya membuncit lalu didiagnosa busung lapar.

Penulis: Alza Munzi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help