Gagal Usaha Tambang, Sahrul Alih Tanam Lada

Sahrul, warga Srimenanti Sungailiat semula tergiur melihat keberhasilan sejumlah rekan-rekannya menambang timah lalu ikut-ikutan

Gagal Usaha Tambang, Sahrul Alih Tanam  Lada
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Sahrul kini beralih jadi petani lada usai menekuni usaha tambang timah di lahan miliknya beberapa waktu silam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sahrul, warga Srimenanti Sungailiat semula tergiur melihat keberhasilan sejumlah rekan-rekannya menambang timah lalu ikut-ikutan mencoba. Lahan kebun miliknya dikawasan Bukit Betung Sungailiat pun ditambang.

Hasilnya lumayan sehingga dirinya pun mencoba lagi dibeberapa lokasi. Bahkan lahan kebun miliknya di Bukit Betung dijual untuk menambah modal. "Naik turun lah kadang ada untung tapi banyak juga ruginya saat nambang disuatu lokasi," kata Sahrul kepada Bangkapos.com, baru-baru ini.

Akhirnya nasib memang berkata lain menyusul kegagalan demi kegagalan menambang yang dialami. Menurutnya, utang Sahrum diungkapnya mulai menumpuk.

Hingga Sahrul memutuskan berhenti menambang timah secara inkonvensional (tambang inkonvensional/TI-red) semenjak tahun lalu. Selanjutnya, dia memutuskan untuk membuka lahan di kawasan Bukti Betung Sungailiat.

Lantaran sudah banyak kebun warga Sahrul hanya mendapatkan lokasi dikaki bukit yang miring. Awalnya ia membuka lahan kurang dari 1 hektar (Ha), yang setiap hari menebangani pohon dan membersihkan dari semak.

Dikatakan, lahan tersebut kemudian ditanami dengan bibit lada yang diberikan oleh rekannya dari Bangka Selatan sebanyak 700 batang. "Batang Junjungnya saya cari sendiri di hutan modal awal untuk merawat dan pupuk saya jual mesin TI saya," kata Sahrul

Penulis: deddy_marjaya
Editor: emil
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved